Niatan ingin menjadi Tamu Allah sudah terbesit sejak 20 tahun yang lalu, selama itu juga ia menabung hingga bisa mendaftar berhaji.
Meski kondisinya penuh dengan keterbatasan, hal ini tidak menghalangi niatannya untuk menjalani ibadah di Tanah Suci. Terkabulnya doa untuk berangkat berhaji tahun ini pun menjadi hadiah yang tidak terkira bagi Darmin dan keluarganya.
Tangis haru kebahagiaanpun pecah saat Kemenag mengumumkan dirinya bisa berangkat haji tahun ini.
"Saya senang sekali bisa ngumpulin harta sedikit-sedikit, sudah terkumpul dan bisa naik haji," ungkap Darmin sambil matanya berkaca-kaca.
"Sejak tahun 2008 saya ingin sekali mendaftar nyampe tahun 2011 itu saya terus (berharap), dan akhirnya (bisa) mendaftar," tambahnya.
(Natalia Bulan)