Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Ambil Tambahan Kuota Haji, Wamenag: Bukan Kami Tolak Tapi Ada Kendala Aturan

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Selasa, 05 Juli 2022 |11:03 WIB
Tak Ambil Tambahan Kuota Haji, Wamenag: Bukan Kami Tolak Tapi Ada Kendala Aturan
Wamenag RI, Zainut Tauhid (foto: MNC Portal/Dani)
A
A
A

MAKKAH - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi buka-bukaan soal tidak diambilnya tambahan 10.000 kuota haji yang diberikan oleh pemerintah Arab Saudi.

Keterbatasan waktu menjadi kendala untuk memproses tambahan 10.000 kuota haji. Sebab waktu tersisa hanya 10 hari setelah surat resmi tambahan kuota haji diterbitkan oleh otoritas Arab Saudi.

"Ya kami berharap bahwa memang ketika ada penambahan kuota itu kami pasa posisi memang ruang pemanfaatan kuota itu betul-betul agak longgar. Lagi-lagi apresiasi dan pemberian itu kami sampaikan terima kasih," kata Zainut di Makkah, Selasa (5/7/2022).

 BACA JUGA:Kemenag : Tahun Ini Merupakan Haji Akbar, Sangat Diidamkan

Zainut menjelaskan, selain keterbatasan waktu, fokus Kementerian Agama saat itu adalah memberangkatkan kuota haji yang telah ditentukan sebelumnya yakni 100.051.

"Tapi memang ada kesulitan teknis dari kami dari Kemenag untuk memanfaatkan kuota itu, sehingga kami tidak bisa menggunakan pemberian tambahan kuota itu," katanya.

 BACA JUGA:Jamaah Haji Kirim Oleh-Oleh Lewat Jasa Kargo Butuh Waktu 2 Bulan, Ongkir 17 Riyal per Kilogram

Tercatat, dari kuota 100.051 jamaah sebanyak 93.608 jamaah haji reguler sudah tiba di Tanah Suci. Mereka terdiri dari 240 kelompok terbang dari 13 embarkasi. Sedangkan jumlah jamaah haji khusus yang telah tiba sebanyak 5.682 jamaah.

"Jadi bukan berarti kami tolak, tapi karena memang ada ketentuan UU yang harus kami ikuti untuk setiap penambahan kuota," tegasnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement