Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Sanggup Lempar Jumrah, 65 Jamaah Haji Dirawat Terbanyak Sakit Jantung hingga Dehidrasi

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Sabtu, 09 Juli 2022 |19:34 WIB
Tak Sanggup Lempar Jumrah, 65 Jamaah Haji Dirawat Terbanyak Sakit Jantung hingga Dehidrasi
Jamaah Haji Indonesia (Foto Okezone/Dani)
A
A
A

MINA - Update haji 2022 mengenai jamaah haji yang dirawat di pos kesehatan Mina. Saat ini jamaah haji Indonesia tengah melakukan lempar jumrah aqabah di Jamarat, Mina.

Menurut data yang diterima Media Center Haji (MCH) hingga pukul 13.30 Waktu Arabi Saudi (WAS), banyak jamaah haji yang tersesat dan kelelahan di sepanjang jalur jamarat.

"Total jamaah yang dibawa ke Pos Kesehatan Mina 65 orang, kasus terbanyak terkait penyakit jantung, dehidrasi dan fatique (kelelahan)," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Budi Sylvana, Makkah, Sabtu (9/7/2022).

Sementara, dari 65 orang yang dirawat di pos kesehatan Mina, 3 jamaah harus dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) untuk pengecekan lebih lanjut.

Budi menambahkan, tim kesehatan langsung melakukan sweeping di area Jamarat untuk mengecek kondisi kesehatan jamaah haji. Hal dikarenakan ambulans tidak bisa memasuki lintasan Jamarat

"Tim kesehatan terpaksa didorong untuk melakukan sweeping di lapangan, walaupun jumlahnya masih kurang untuk menghandle banyaknya jamaah yang sudah tidak mampu lagi melakukan aktifitas," katanya.

Budi menjelaskan, laporan tim visitasi kesehatan yang diturunkan untuk mengecek ke RSAS, jumlah total yang masuk RSAS mencapai 33 pasien jamaah haji. Sementara yang meninggal dunia sebanyak 3 orang, sehingga total jamaah haji yang meninggal dunia hingga saat ini 30 orang.

Di sisi lain, Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) mengimbau kepada jamaah haji Indonesia, khususnya ke ketua kloter hingga para petugas di lapangan agar mengimbau jamaah yang sakit, proses lempar jumrah dibadalkan saja.

"Karena situasi sangat crowded dan panas, kami berpesan agar para ketua kloter, ketua regu, KBIH & para petugas di lapangan, agar jamaah lansia dan punya komorbid/sakit, lempar jumrahnya dibadalkan saja. Keselamatan jamaah tetap lebih utama," tulis TKHI.

(Khafid Mardiyansyah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement