MAKKAH - Jamaah haji Indonesia masih mencoba-coba memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi meski sudah dilarang. Alhasil ratusan koper bagasi jamaah haji dibongkar.
Jamaah haji sengaja memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi karena berharap bisa lolos dalam pemeriksaan seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Ya saya coba-coba saja, dulu aja masih bisa," kata salah satu jamaah haji asal embarkasi Solo (SOC) di Al Kiswah Tower, Sektor 4 Jarwal, Kamis (14/7/2022).
Menanggapi hal ini, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi meminta kepada seluruh jamaah haji Indonesia untuk tidak membawa air zamzam ke dalam koper bagasi
"Kami sudah mewanti-wanti, meminta untuk tidak membawa air zamzam ya dan oleh petugas kami juga tetap melakukan pengawasan. Untuk itu mudah-mudahan mereka mematuhinya ya," kata Wamenag saat pelepasan kepulangan jamaah haji Indonesia di lokasi yang sama.
Menurut data dari Kepala Seksi Pelayanan Kedatangan dan Kepulangan (Yanpul) PPIH Daerah Kerja Bandara, Edayanti Dasril, terdapat 428 koper bagasi jamaah dibongkar karena kedapatan membawa air zamzam.
Koper bagasi ini merupakan akumulasi dari penimbangan koper milik jamaah haji Indonesia yang akan pulang pada Jumat 15 Juli 2022.
Edayanti menjelaskan, air zamzam ini ditemukan di dalam koper milik jamaah haji dengan berbagai ukuran, baik botol kecil ukuran 330 ml yang ditutupi lakban hingga ukuran 2 liter air
"Jumlah-jumlah air zamzam yang ditemukan beragam di tiap koper, ada yang cuma beberapa botol hingga sampai ada yang membawa 2 liter air zamzam," katanya.
Eda memahami para jamaah sangat antusias dan memiliki keinginan besar membawa air zamzam. Namun berdasarkan regulasi yang ada sesuai aturan GACA (General Authority of Civil Aviation), bahwa jamaah haji tidak boleh memasukkan air zamzam ke bagasi.
"Dan kami akan terus sosialisasikan ini terus sepanjang proses kepulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air," katanya.
Perlu diingat, jamaah haji Indonesia akan mendapatkan air zamzam sebanyak 5 liter saat tiba di Tanah Air. Air zamzam ini diberikan di ebarkasi masing-masing wilayah.
"Kami sangat menyesalkan hal ini (masih ditemukan air zamzam di koper jamaah). Tapi kami tidak menyalahkan jamaah haji yang ingin membawa zamzam. Tapi ini mengacu kepada aturan keamanan dan keselamatan penerbangan," ungkapnya.
(Khafid Mardiyansyah)