Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Total 89 Jamaah Haji Meninggal di Tanah Suci, Berikut Ini Nama-namanya

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Sabtu, 13 Agustus 2022 |13:31 WIB
Total 89 Jamaah Haji Meninggal di Tanah Suci, Berikut Ini Nama-namanya
Ilustrasi (Foto : Freepik)
A
A
A

MADINAH - Operasional haji 2022 berakhir., total 89 jamaah haji meninggal di Tanah Suci. Hal ini ditandai dengan keberangkatan 354 jamaah haji Indonesia yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 43 embarkasi Solo (SOC 43) di Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.

SOC 43 menjadi kloter terakhir jamaah gelombang kedua yang pulang ke Tanah Air melalui Bandara AMAA Madinah.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nizar Ali mengatakan, keberangkatan jemaah asal Kota Tegal, Kota Pekalongan, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Purbalingga ini sekaligus menandai berakhirnya operasional haji 1443 H/2022 M.

Nizar bersyukur, proses pemulangan jamaah haji Indonesia, baik gelombang pertama maupun kedua, berjalan dengan baik.

Pemulangan jamaah gelombang pertama berlangsung pada 15 – 30 Juli 2022 melalui Terminal Haji Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi.

Total ada 45.120 jamaah yang tergabung dalam 114 kloter yang pulang ke Tanah Air dari Jeddah. Sementara pemulangan jamaah haji gelombang kedua, berlangsung dari 30 Juli hingga 13 Agustus 2022.

Total ada 47.451 jamaah yang tergabung dalam 126 kloter yang pulang dari Bandara Internasional AMAA Madinah.

“Total ada 240 kloter jamaah haji Indonesia yang kita layani pada fase kepulangan ini. Alhamdulillah secara umum bisa berjalan dengan baik dan lancar. Dengan berangkatnya SOC 43 ke Tanah Air, maka operasional haji 2022 juga sudah berakhir,” kata Nizar saat melepas keberangkatan jamaah haji kloter terakhir SOC 43 di Bandara Madinah, Sabtu (13/8/2022).

Nizar mencatat, sampai hari ini masih ada 11 jamaah haji Indonesia yang dirawat di Arab Saudi, terdiri atas 10 jamaah haji reguler dan 1 jamaah haji khusus. Satu di antara mereka dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, dan 10 lainnya dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).

“Semua jamaah yang dirawat akan tetap dalam pantauan petugas haji Indonesia," ujarnya.

Mereka akan dipulangkan ke Tanah Air jika sudah memenuhi persyaratan secara medis sebagaimana ketentuan.

“Semoga seluruh jamaah haji Indonesia mendapatkan kemabruran dan bisa menjaga kemabruran itu dalam kehidupan di masa yang akan datang, baik dalam konteks pribadi, bermasyarakat, maupun berbangsa dan bernegara,” harapnya.

Sampai akhir operasional penyelenggaraan ibadah haji 1443 H/2022 M, tercatat total ada 89 jamaah haji Indonesia yang wafat.

Sebanyak 27 jamaah wafat pada masa pra Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), dalam rentang 4 Juni sampai 7 Juli 2022. Ada 16 jemaah yang wafat pada masa Armuzna, 8 – 12 Juli 2022. Sisanya atau 46 jamaah wafat pada masa setelah puncak haji Armuzna, 13 Juli sampai sekarang.

“Jumlah jamaah wafat sejak awal keberangkatan pada 4 Juni sampai dengan hari akhir operasional haji sebanyak 89 orang, terdiri atas 87 jemaah haji reguler dan dua jamaah haji khusus. Semoga semuanya mendapat tempat terbaik di sisi Allah. Aamiin,” tutur Nizar.

Berikut ini data 89 jamaah haji Indonesia yang wafat di Tanah Suci pada musim haji 1443 H/2022 M:

1. MUNAWARA SIDE ROTA, Wafat 11 Agustus 2022, BPN-3

2. YUPI GANTIAH GUSMAN, Wafat 9 Agustus 2022, JKS-22

3. JUMAIDI MUH JURAIMI, Wafat 9 Agustus 2022, SOC-22

4. AISAH KARIM ABDULLAH, Wafat 8 Agustus 2022, BTH-12

5. SITI ASIAH AZIZ, Wafat 5 Agustus 2022, PLM-4

6. DEDI HAMIM JUAD, Wafat 3 Agustus 2022, JKS-41

7. SAETI JAYA SADIMIN, Wafat 1 Agustus 2022, JKS-39

8. DYAN NOVI LAILA, Wafat 1 Agutus 2022, SUB-33

9. HABIBULLAH ASROR DULAH KOMARI, Wafat 31 Juli 2022, JKG-28

10. YULINA ARIFIN TARKAT, Wafat 30 Juli 2022, JKG-23

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement