CACAR monyet dilaporkan sudah masuk Indonesia. Pasien diketahui seorang pria berusia 27 tahun asal DKI Jakarta.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Mohammad Syahril mengatakan pasien terinfeksi cacar monyet tersebut pada 8 Agustus 2022 baru pulang dari perjalanan luar negeri. Sayangnya tidak disebutkan negara mana yang dikunjungi.
Baca juga: Cacar Monyet Masuk Indonesia, Menkes Pastikan Tak Seganas Covid-19!
Pria tersebut dinyatakan positif pada Jumat 19 Agustus 2022 malam usai dilakukan tes swab PCR. Dalam penjelasannya, Syahril mengatakan pasien itu hanya mengalami gejala ringan, tidak diperlukan perawatan khusus di rumah sakit, bisa melakukan isolasi mandiri.
Sementara menurut ajaran agama Islam, ada amalan yang bisa dilakukan supaya tidak terpapar wabah penyakit, termasuk cacar monyet. Amalan tersebut yakni memperbanyak tobat kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dan membaca doa terhindar dari wabah penyakit.
Baca juga: Kisah Pilot Cantik Masuk Islam Gara-Gara Adzan: Hatiku Bergetar Mendengarnya
Dinukil dari laman Rumaysho, Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal M.Sc mengungkapkan bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam mengajarkan bacaan doa supaya terhindar dari serangan penyakit. Berikut ini lafaznya:
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ وَالْجُنُونِ وَالْجُذَامِ وَمِنْ سَيِّئِ اْلأَسْقَامِ
Alloohumma innii ‘auudzu bika minal baroshi wal junuuni wal judzaami wa min sayyi-il asqoom.
Artinya: "Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gila, lepra, dan dari segala keburukan segala macam penyakit." (HR Abu Dawud nomor 1.554; Ahmad, 3: 192, dari Anas radhiyallahu ‘anhu. Syekh Al Albani mengatakan hadis ini shahih)
Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu anhu memberikan nasihat terkait wabah penyakit:
ما نزل البلاء إلا بذنب وما رفع إلا بتوبة
Artinya: "Tidaklah Allah menurunkan bala (bencana, wabah penyakit) kecuali disebabkan perbuatan dosa, dan tidaklah diangkat bala tersebut kecuali dengan bertobat kepada Allah."
Ia juga mengingatkan kaum Muslimin dengan firman Allah Subhanahu wa ta'ala:
وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
"Dan bertobatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang beriman agar kamu beruntung." (QS An-Nur: 31)
Allah Subhanahu wa ta'ala kembali berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا
"Wahai orang-orang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya." (QS At-Tahrim: 8)
Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu anhu mewasiatkan agar umat Islam tetap menegakkan sholat lima waktu dan mengerjakan sholat-sholat sunnah, memperbanyak istigfar, membaca "Subhanallah", mengucap "Alhamdulillah", berzikir, serta melakukan amal salih lainnya seperti memperbanyak sedekah dan salawat kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam.
Berzikir kepada Allah Subhanahu wa ta'ala merupakan sebab Allah Ta'ala mengingat dan memberikan pertolongan kepada hamba-hamba-Nya. Allah Ta'ala berfirman:
فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ
Artinya: "Ingatlah kalian kepada-Ku niscaya Aku pun ingat kepada kalian." (QS Al Baqarah: 152)
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ تُوبُوا إِلَى رَبِّكُمْ فَإِنِّي أَتُوبُ إِلَيْهِ فِي الْيَوْمِ مِائَةَ مَرَّةٍ
Artinya: "Wahai umat manusia, bertobatlah kepada Allah. Karena sesungguhnya aku bertobat dalam sehari kepada-Nya 100 kali." (HR Muslim nomor 2702)
Semoga Allah Subhanahu wa ta'ala mengampuni dosa-dosa setiap Muslim dan segera menghilangkan setiap wabah penyakit, termasuk cacar monyet dan covid-19. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Dekat serta mengabulkan doa-doa.
Wallahu a'lam bishawab.
(Hantoro)