Share

3 Hal yang Tidak Boleh Dibagikan di Medsos Menurut Islam, Buya Yahya Ungkap Alasannya

Ravie Wardani, Jurnalis · Kamis 01 September 2022 18:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 01 330 2658982 3-hal-yang-tidak-boleh-dibagikan-di-medsos-menurut-islam-buya-yahya-ungkap-alasannya-bcFFbxs0u6.jpg Buya Yahya ungkap hal-hal yang tidak boleh dibagikan di media sosial. (Foto: YouTube Buya Yahya)

AGAMA Islam lengkap mengajar tentang berbagai hal, termasuk tentang penggunaan media sosial. Ada hal-hal yang boleh di-share sebagai kabar dalam medsos tersebut, tapi ada pula yang tidak boleh dibagikan.

Bukan tanpa alasan Islam melarang membagikan beberapa hal di linimasa medsos. Ini supaya umat manusia terhindar dari sesuatu yang tidak baik setelah membagikan sebuah unggahan di media sosial.

Baca juga: Dulu Benci Islam, Gadis Cantik Ini Mantap Jadi Mualaf Usai Mimpi Menakjubkan 

Sayangnya, masih banyak pengguna medsos, khususnya kalangan remaja, yang belum bijak ketika mengunggah konten.

Nah, berikut ini hal-hal yang tidak boleh dibagikan di media sosial menurut ajaran Islam, sebagaimana telah MNC Portal himpun.

Info grafis sunah-sunah di hari Jumat. (Foto: Okezone)

Baca juga: Siapa Makhluk yang Terakhir Meninggal ketika Hari Kiamat? 

1. Masalah pribadi

Hal yang tidak boleh dibagikan di media sosial menurut ajaran Islam yakni mengumbar masalah pribadi. Lebih membahayakannya lagi jika memiliki pengikut yang banyak. Artinya, dampak yang akan dirasakan oleh masyarakat pun akan lebih besar.

Perilaku ini juga diyakini bisa menimbulkan masalah baru. Bahkan, bagi setiap muslim dianjurkan untuk senantiasa menunjukkan keceriaan pada wajahnya di depan banyak orang.

"Orang mukmin akan selalu tampak senang di wajah. Kalau duka disimpan di dalam hati, bahkan pasangannya tidak tahu. Itu sebisa mungkin dilakukan," jelas Buya Yahya saat menjawab pertanyaan jamaah yang ditayangkan kanal YouTube-nya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

2. Fitnah hingga pornografi

Majelis Ulama Indonesia juga menyoroti laku bermedia sosial pada masyarakat, khususnya umat Islam. Bahkan, MUI telah mengeluarkan fatwa haram untuk beberapa perilaku bermedia sosial.

Berdasarkan dari pendapat para ulama dan pleno, jelas MUI, setiap muslim yang bermuamalah melalui media sosial diharamkan untuk: (1) Melakukan ghibah, fitnah, namimah, dan penyebaran permusuhan; (2) Melakukan bullying, ujaran kebencian, dan permusuhan atas dasar suku, agama, ras, atau antar golongan.

(3) Menyebarkan hoaks serta informasi bohong meskipun dengan tujuan baik, seperti info tentang kematian orang yang masih hidup; serta (4) menyebarkan materi pornografi, kemaksiatan, dan segala hal yang terlarang secara syari. Menyebarkan konten yang benar tetapi tidak sesuai tempat dan/atau waktunya.

3. Foto makanan

Syekh Ali Jaber pernah menjelaskan tentang hal yang tidak boleh di-share di media sosial menurut ajaran agama Islam. Ia sempat menyinggung perilah kebiasaan orang yang gemar mengunggah foto makanan sebelum disantap.

Kala itu Syekh Ali Jaber mengatakan meskipun tidak ada larangan dalam Islam dalam mem-posting makanan, sebaiknya hal ini dihindari. Pasalnya, dinilai tidak layak dan kurang adab di dalam Islam.

"Lebih baik menghindari, karena itu tidak layak dan kurang adab di dalam Islam," jelas Syekh Ali Jaber kala itu dalam tayangan di YouTube.

Wallahu a'lam bisshawab.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini