3. Jangan bersandar saat makan
Abu Juhaifah meriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda, "Aku tidak pernah makan sambil bersandar." Ibnu 'Amr juga menyebutkan, "Rasulullah tidak pernah terlihat makan sambil bersandar." (HR Abu Dawud dan At-Tirmidzi)
Lantas, posisi duduk apa yang dianjurkan ketika makan?
Menekuk kedua lutut dan menduduki bagian dalam telapak kaki, atau menegakkan betis dan paha kanan dan menduduki kaki yang kiri (bersila). (Ibnu Hajar, Fath al-Bari, Beirut: Darul Ma'rifah, 1379 H, jilid 9, halaman 542)
4. Makan mulai dari pinggir piring
Abdullah ibn Basar meriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam memiliki mangkuk besar yang disebut dengan al-gharra dan cukup untuk dipakai makan oleh berempat. Usai sholat dhuha dan setelah mangkuk diisi makanan, sejumlah sahabat berkerumun di sekitar mangkuk tersebut dan Rasulullah pun terlihat duduk berlutut.
Seorang Arab pedesaan bertanya, "Duduk apa itu?" Beliau menjawab, "Sesungguhnya Allah menjadikanku sebagai hamba yang mulia dan tidak menjadikanku sebagai hamba yang sombong dan penentang." Setelah itu beliau memerintah para sahabat, "Makanlah makanan yang ada di pinggir mangkuk ini dan biarkan bagian tengahnya. Dengan begitu, makanan itu akan berkah." (HR Abu Dawud)
5. Mencuci tangan sebelum makan
'Aisyah meriwayatkan bahwa ketika hendak tidur dalam keadaan junub, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam selalu berwudhu; dan sewaktu hendak makan, beliau selalu mencuci tangan. (HR An-Nasa'i dan Ahmad)
6. Jangan mencela makanan
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam sama sekali tidak pernah mencela makanan. Jika menyukai suatu makanan, beliau memakannya. Namun, jika tidak menyukainya, beliau meninggalkannya. (HR Bukhari)