Share

Hari Ini Sholat Gerhana Bulan Total, Simak Niat dan Tata Caranya

Hantoro, Jurnalis · Selasa 08 November 2022 07:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 08 614 2702952 hari-ini-sholat-gerhana-bulan-total-simak-niat-dan-tata-cara-7MYe9modM3.jpg Ilustrasi niat dan tata cara sholat gerhana bulan total. (Foto: Okezone)

HARI ini Selasa 8 November 2022 umat Islam diimbau melaksanakan sholat gerhana bulan total. Sholat khusuf tersebut dikerjakan bersamaan dengan berlangsungnya fenomena alam gerhana bulan atau khusuful qamar.

Kementerian Agama (Kemenag) menjelaskan, berdasarkan data astronomis, gerhana bulan total (GBT) kali ini akan terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Peristiwa ini akan terjadi pada pukul 17.17 WIB/18.17 WITA/19.17 WIT, dan berakhir pukul 19.49 WIB/20.49 WITA/ 21.49 WIT.

"Insya Allah pada 8 November 2022 akan terjadi gerhana bulan total di seluruh wilayah Indonesia," ungkap Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin di Jakarta, Jumat 4 November 2022, dilansir Kemenag.go.id.

BACA JUGA:Jadwal Sholat Hari Ini Selasa 8 November 2022M/13 Rabiul Akhir 1444H 

Info grafis sholat gerhana bulan total 8 November 2022. (Foto: Okezone)

BACA JUGA:Apakah Sholat Khusuf Wajib Dikerjakan Orang yang Melihat Gerhana Bulan Total? 

Adapun tata cara sholat gerhana bulan total adalah sebagai berikut:

a. Berniat di dalam hati;

b. Takbiratul ihram, yaitu bertakbir sebagaimana sholat biasa;

c. Membaca doa iftitah dan berta’awudz, kemudian membaca Surat Al Fatihah dilanjutkan membaca surat yang panjang (seperti Surat Al Baqarah) sambil dijaharkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih) sebagaimana terdapat dalam hadits Aisyah: "Nabi Shallallahu alaihi wassallam menjaharkan (mengeraskan) bacaannya ketika sholat gerhana." (HR Bukhari nomor 1065 dan Muslim: 901); 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Follow Berita Okezone di Google News

d. Kemudian rukuk sambil memanjangkannya;

e. Kemudian bangkit dari rukuk (iktidal) sambil mengucapkan "Sami’allahu Liman Hamidah, Rabbana Wa Lakal Hamd";

f. Setelah iktidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca Surat Al Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama;

g. Kemudian rukuk kembali (rukuk kedua) yang panjangnya lebih pendek dari rukuk sebelumnya;

h. Kemudian bangkit dari rukuk (i’tidal);

i. Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana rukuk, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali;

j. Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan rakaat kedua sebagaimana raka’at pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya;

k. Salam.

Setelah itu imam menyampaikan khotbah kepada para jamaah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdoa, beristighfar, bersedekah.

Wallahu a'lam bisshawab

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini