Share

Berkat Anak Ayam, Abu Nawas Lolos dari Hukuman Mati, Malah Dapat 100 Dinar

Fini Nola Rachmawati, Jurnalis · Rabu 07 Desember 2022 06:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 614 2721975 berkat-anak-ayam-abu-nawas-lolos-dari-hukuman-mati-malah-dapat-100-dinar-IRuvgnIJHk.jpg Ilustrasi cerita lucu Abu Nawas lolos dari hukuman mati. (Foto: Istimewa/Okezone)

CITA-cita atau obsesi menghukum Abu Nawas sebenarnya masih bergolak, namun Baginda Raja merasa kehabisan akal untuk menjebak sosok cerdik itu. Kali ini Baginda Raja ingin kembali menguji kecerdikan Abu Nawas.

Abu Nawas pun datang ke istana menghadap Baginda Raja. Akibat terburu-buru, Abu Nawas sampai lupa mengenakan sepatu. Ia memasuki istana hanya beralaskan sandal.

BACA JUGA:Bikin Geger! Abu Nawas Punya Topi Ajaib, Memakainya Bisa Melihat Bidadari Surga 

Melihat hal itu terbesit di benak Baginda Raja sebuah ide baru untuk menjebak Abu Nawas. "Hai Abu Nawas, kamu tahu kan peraturan istana dilarang memakai sandal," ucap Baginda Raja, seperti dikutip dari kanal YouTube Humor Sufi Official, Rabu (7/12/2022).

"Ampun Paduka yang mulia, hamba tadi terburu-buru, jadi hamba tidak sempat mengenakan sepatu," ujar Abu Nawas.

"Karena kamu telah melakukan kesalahan, maka kamu harus aku hukum," lugas Baginda Raja.

"Tapi Paduka, masak hanya gara-gara sandal dengan mudahnya Paduka menjatuhkan hukuman," protes Abu Nawas. 

Ilustrasi Abu Nawas. (Foto: YouTube Humor Sufi Official)

"Peraturan harus ditegakkan Abu Nawas. Siapa pun yang melanggar harus dihukum. Apa pun alasanmu tidak bisa dibenarkan dan hukuman yang pantas adalah hukuman mati," timpal Baginda Raja.

Mendengar hal itu sontak membuat Abu Nawas kaget. "Ini sih akal-akalan Baginda Raja. Dia pasti sudah menyiapkan jebakan," pikir Abu Nawas.

"Baiklah Paduka yang mulia, hamba mengaku bersalah. Silakan Paduka hukum hamba, tetapi hamba minta satu permintaan. Setelah menjalani hukuman mati, hamba minta hadiah uang 100 dinar untuk keluarga hamba," tutur Abu Nawas.

BACA JUGA:Kisah Lucu Abu Nawas Jualan Sandal Ajaib Bisa Bikin Kaya Mendadak, Langsung Laku Keras! 

"Hadiah 100 dinar? Itu kan jumlah uang yang sangat besar Abu Nawas?" ujar Baginda Raja.

"Benar Paduka yang mulia, tapi istri dan anak-anak hamba berhak mendapatkan kebahagiaan selepas kematian hamba," balas Abu Nawas.

"Baiklah permintaanmu aku kabulkan," ucap Baginda Raja. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Follow Berita Okezone di Google News

Maka Baginda Raja memerintahkan salah satu pengawal untuk mengambil seekor anak ayam yang masih kecil. Lalu anak ayam itu diberikannya kepada Abu Nawas. Tentu saja hal ini membuat Abu Nawas bingung.

"Untuk apa anak ayam ini Paduka? Yang hamba minta uang 100 dinar, bukan anak ayam," kata Abu Nawas.

"Jangan khawatir Abu Nawas, uang 100 dinar sudah aku siapkan, dan anak ayam yang kau pegang itu silakan dibunuh dengan cara apa pun terserah kamu, tapi ingat aku juga akan membunuhmu persis seperti caramu membunuh anak ayam itu," terang Baginda Raja.

"Jadi hukuman mati yang akan hamba jalani sesuai dengan cara anak ayam ini mati?" tanya Abu Nawas memastikan.

"Benar sekali, silakan kau bunuh anak ayam itu," perintah Baginda Raja.

Sejenak Abu Nawas terdiam. Ia langsung memutar otak supaya bisa lolos dari hukuman mati.

"Cepat Abu Nawas, jangan diam saja. Kalau kamu tidak tega membunuh anak ayam itu tidak apa-apa, berarti kau lebih memilih dihukum gantung. Silahkan tentukan sendiri pilihanmu," bentak Baginda Raja.

Abu Nawas mengangkat anak ayam itu, lalu ia dekatkan pantat anak ayam itu ke mulutnya. Dengan menahan rasa jijik, Abu Nawas meniup-niup anus anak ayam tersebut secara berulang-ulang. Melihat hal itu, Baginda Raja menjadi bingung.

"Hei Abu Nawas, maksudmu apa? Aku menyuruhmu untuk membunuhnya," ucap Baginda Raja.

"Ini hamba sedang melakukannya Paduka yang mulia," jawab Abu Nawas

Baginda Raja pun bertambah bingung dengan jawaban Abu Nawas. "Maksudmu bagaimana Abu Nawas?" tanya Baginda Raja belum mengerti.

"Ya beginilah cara hamba membunuh anak ayam. Hamba tiup pantat anak ayam supaya perutnya penuh angin, lama-kelamaan pasti mati," kata Abu Nawas menjelaskan.

Baginda Raja pun tertawa dengan tingkah Abu Nawas. "Kau memang cerdik Abu Nawas. Mana mungkin aku meniup pantatmu," balas Baginda Raja.

"Jadi bagaimana Paduka, apakah hukumannya sudah selesai?" tanya Abu Nawas.

"Ya sudah selesai, silakan kau pulang!" ujar Baginda Raja.

"Tapi bukankah tadi Paduka sudah janji akan memberikan hamba uang 100 dinar bila selesai menjalani hukuman," balas Abu Nawas.

"Baik akan aku tepati janji itu," ujar Baginda Raja.

Baginda Raja kemudian memberikan uangnya kepada Abu Nawas. Berkat kecerdikan itu, Abu Nawas pun kembali lolos dari hukuman mati. Ia malah membawa pulang hadiah uang yang sangat banyak.

Wallahu a'lam bisshawab

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini