Sementara itu Ulul Albab secara bahasa berasal dari dua kosa kata, yaitu Ulu dan Al Albab. Ulu memiliki arti "Mempunyai", sedangkan Al Albab memiliki beragam arti.
Dalam terjemahan bahasa Indonesia, Albab diartikan "Akal". Maka itu, Ulul Albab berbentuk jamak dan berasal dari "al-lubb". Bentuk jamak ini mengindikasikan bahwa Ulul Albab adalah orang yang memiliki otak yang berlapis-lapis atau memiliki ketajaman dalam berpikir.
Adapun sifat yang dimiliki Ulul Albab di antaranya:
1. Memiliki akal pikiran yang lurus, nurani yang bersih, sehingga menjadi hamba Allah Subhanahu wa Ta'ala yang terbaik.
2. Berdzikir atau mengingat Allah Ta'ala dalam keadaan dan kondisi apa pun, baik itu suka maupun duka.
3. Mentafakuri ayat-ayat Al-quran dengan cara mentadaburi segala ciptaan-Nya.
4. Sabar karena mengharap keridhaan Tuhannya, melaksanakan sholat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang diberikan Allah Ta'ala kepadanya.
5. Merenungi dan mengambil hikmah dari adanya pergantian alam yang ada di bumi seperti pergantian malam ke siang begitu sebaliknya.
6. Memanfaatkan waktu dengan baik, seperti malam untuk beristirahat dan tak lupa ibadah, sedangkan siang untuk bekerja juga ibadah.
7. Senantiasa selalu menghambakan diri kepada Allah Ta'ala.
Wallahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)