MENGAPA tidak boleh menyebut nama Allah di kamar mandi? Berikut ini penjelasan lengkapnya berdasarkan dalil-dalil yang menyertainya.
Diketahui bajwa umat Islam dilarang melafadzkan nama Allah Subhanahu wa Ta'ala atau mengenakan sesuatu yang memiliki nama Allah Ta'ala terukir di atasnya saat berada di kamar mandi.
BACA JUGA:Doa Masuk Kamar Mandi dan Artinya
Banyak pendapat terkait hal tersebut lantaran seringkali kaum Muslim melafadzkan nama Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam bacaan Bismillah ketika berwudhu atau dalam kondisi lainnya.
Pergi ke toilet sambil membawa sesuatu yang ada nama Allah Subhanahu wa Ta'ala di atasnya seperti cincin, gelang, kalung, dan lain-lain tidak dianjurkan karena nama Allah Ta'ala yang harus dipuja.
Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam pun biasa melepas cincinnya setiap kali pergi ke toilet. Pasalnya di cincin itu terukir nama Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Hukumnya makruh menyebut nama Allah Subhanahu wa Ta'ala di tempat buang air. Ini untuk menghormati nama Allah Ta'ala agar nama-Nya tidak disebut di lokasi najis yang merupakan tempat tinggal setan.
BACA JUGA:7 Sunnah di Kamar Mandi, Mulai Masuk hingga Keluar
Imam An-Nawawi dalam kitab Al Adhkaar, halaman 21–22, menjelaskan bahwa makruh berzikir dan berbicara ketika buang air besar, baik di padang pasir maupun di dalam bangunan. Semua jenis zikir dan ucapan adalah sama dalam hal ini, kecuali dalam keadaan darurat.
Beberapa sahabat bahkan mengatakan bahwa jika seseorang bersin di kamar mandi, maka tidak boleh mengatakan "Alhamdulillah" dan tidak boleh mengatakan "Yarhamuk-Allaah" kepada orang yang bersin. Tidak juga membalas salam atau menanggapi muadzin ketika berada di kamar mandi.