Advertisement
Advertisement

Pesan Khusus Pemerintah Arab Saudi untuk Jamaah Haji Indonesia

Maruf El Rumi , Jurnalis-Rabu, 10 Mei 2023 |13:50 WIB
Pesan Khusus Pemerintah Arab Saudi untuk Jamaah Haji Indonesia
Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah beri pesan khusus pada jamaah haji 2023 (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah al-Amudi memberikan perhatian khusus terhadap jamaah haji Indonesia.

Pesan tersebut disampaikan di acara Launching dan Publikasi Film Dokumenter Perjalanan Ibadah Haji Tahun 2023, dia menyelipkan pesan penting untuk calon jemaah haji Indonesia yang akan berangkat ke Tanah Suci.

"Kami di Kerajaan Arab Saudi adalah sebuah kehormatan menyambut tamu Allah. Tentu Kerajaan akan memberikan perhatian dan fasilitas kepada tamu Allah Indonesia dan dunia. Pelayanan yang sudah kami berikan sejak Raja Saudi, dan dilanjutkan para putranya termasuk Raja Salman serta putra mahkota," kata Faisal Abdullah al-Amudi kepada wartawan, Rabu (10/5/2023).

Khusus kepada jamaah haji asal Indonesia, Faisal Abdullah al-Amudi berpesan dua hal; Pertama para jemaah haji Indonesia diimbau untuk mengikuti arahan arahan atau instruksi dari Kerajaan Arab Saudi, dan yang kedua arahan lainnya tentang haji.

"Kami juga berharap agar media memberikan informasi lengkah terkait haji," tambahnya.

Keberangkatan jamaah haji Indonesia tinggal dalam hitungan hari. Jemaah gelombang pertama, dijadwalkan mulai masuk ke asrama haji embarkasi pada 3 Zulqa’idah 1444 H/23 Mei 2023. Sehari berikutnya, mereka akan mulai diberangkatkan secara bertahap ke Madinah Al-Munawwarah untuk menjalani Arbain (sholat berjamaah selama 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi)

Sementara jamaah gelombang kedua, masuk asrama mulai 7 Juni 2023. Secara bertahap, mereka diberangkatkan ke Jeddah mulai 19 Zulqa’idah 1444/8 Juni 2023. Jadwal tersebut sudah tertuang dalam Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1444 H/2023 M yang ditandatangani Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (RPH) pada 16 Januari 2023.

Faisal Abdullah al-Amudi mengatakan pemerintah Arab Saudi akan memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji Indonesia dan seluruh dunia. Pelayanan itu sudah dilakukan sejak era pendiri Kerajaan Arab Saudi Abdulaziz bin Abdul Rahman Al Saud yang dilanjutkan Salman bin Abdulaziz al-Saud dan putra mahkota Muhammad bin Salman bin Abdulaziz bin Abdul rahman al-Saud.

Tahun ini, Indonesia mendapat 221.000 kuota jamaah haji. Jumlah ini terdiri atas 203.320 kuota jemaah haji reguler dan 17.680 kuota jamaah haji khusus. Mereka sudah melakukan proses pelunasan sejak 11 April – 5 Mei 2023. Masih ada 14.356 jemaah yang belum melakukan pelunasan atau konfirmasi pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1444 H sehingga prosesnya diperpanjang hingga 12 Mei 2023.

Jumlah tersebut ditambah lagi 8.000 kuota jamaah haji. Tambahan ini sudah masuk dalam sistem e-Hajj, aplikasi pemvisaan Arab Saudi. Namun, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas masih menunggu surat resmi dari pihak Arab Saudi dan akan segera membahasnya dengan DPR.

Menurut Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, waktu yang tersedia memang cukup terbatas, karena jemaah haji kloter pertama sudah mulai terbang ke Arab Saudi pada 24 Mei 2023. Namun, pihaknya akan bekerja keras agar kuota tambahan tersebut juga bisa terserap maksimal sehingga semakin banyak jemaah Indonesia yang bisa berangkat haji tahun ini.

(Angkasa Yudhistira)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement