Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tiba di Makkah, 12 Jamaah Haji Jalani Rawat Inap di Klinik Kesehatan

Maruf El Rumi , Jurnalis-Sabtu, 03 Juni 2023 |13:20 WIB
Tiba di Makkah, 12 Jamaah Haji Jalani Rawat Inap di Klinik Kesehatan
Ilustrasi (Foto : Okezone.com)
A
A
A

MAKKAH - Pergerakan jamaah haji dari Madinah ke Makkah sudah memasuki hari ketiga. Sampai Sabtu (3/6/2023) sekira pukul 08.00 waktu setempat, sudah 23 kloter yang tiba di Makkah. Dengan total 8.991 jemaah telah tiba di tanah kelahiran Nabi Muhammad.

Sejak hari Kamis, jamaah haji seluruh dunia yang berada di Madinah secara bertahan bergerak ke Madinah. Mereka mengambil miqot terlebih dahulu di Bir Ali, sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah. Jamaah Indonesa juga mulai bergeser ke Makkah baru dua tahap.

Pada hari pertama, ada 5 kloter, dan hari kedua 18 kloter, dengan masing masing 1.899 jemaah pada keberangkatan awal, dan 7092 di hari Jumat 2 Juni. Dari jumlah tersebut, menurut data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu ada 12 jemaah yang harus mendapat perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).

Jumlah tersebut berkontribusi 13% pada total jemaah haji yang mendapat perawatan di Arab Saudi. Dimana Total 89 jemaah menjalani rawat inap. Jumlah terbesar pasien rawat inap berada di KKHI Madinah sebanyak 50 jemaah atau 56.2% dan RS Arab Saudi (RSAS) ada 27 jamaah (30,3%).

Jamaah haji yang mendapatkan perawatan di KKHI adalah Abd. Kohar bin H. Syamsudin. Salminah binti H. Solo H. Nasir, Nasoka bin Nasiban Saliminn, Supolodiharjo bin Pidjo Wongso, Amina Abdul Rahmat binti H Abdul Rahmad Munir, Suherman bin Ucen bin Saaman. Serta Musbang bin H. Laedde Sri Kanah Binti Selamaet Warto,

Selain itu, Hatijah binti Karim, Suharti Murtaja Samadi binti Murtaja, Suharti Murtaja Samadi binti Martujara, Endang Dwi Susilowati Binti Suharno dan Hatijah binti Karim.

Menurut Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja Makkah, A. Ardjuna jemaah yang mengalami masalah kesehatan saat tiba di Makkah besar kemungkinan karena faktor kelelahan di perjalanan. Bisa juga karena padatanya aktivitas ketika menjalani ibadah sunnah Madinah.

Karena itu, dia menyarankan jemaah yang saat ini masih di Madinah memperhatikan betul waktu istirahat. Harus ada jeda yang cukup sebelum menunaikan aktivitas lain. Juga jangan memaksakan diri.

Pengaturan waktu istirahat menjadi penting untuk jemaah, terutama lansia. “Bagi jamaah yang sudah tiba di Makkah, tolong perhatikan timing. Jangan buru-buru menunaikan umrah wajib bila merasa kondisi belum prima,” imbaunya.

(Angkasa Yudhistira)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement