Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Data Haji 2023: 558 Kloter, 209.782 Jamaah Tiba di Tanah Suci

Maruf El Rumi , Jurnalis-Sabtu, 24 Juni 2023 |11:28 WIB
Data Haji 2023: 558 Kloter, 209.782 Jamaah Tiba di Tanah Suci
Konjen RI di Jeddah Eko Hartono (Foto: Kemenag)
A
A
A

MAKKAH - Kedatangan kelompok terbang (kloter) 34 embarkas Batam (BTH 34), Sabtu (24/6/2023) pukul 04.00 waktu Arab Saudi, menjadi penutup kedatangan jamaah haji 2023 di Arab Saudi.

Sejak gelombang pertama sampai gelombang kedua, ada 209.782 jamaah reguler berasal dari 558 kloter.

Tahun ini, Indonesia mendapatkan kuota haji 229 ribu jamaah reguler dan haji khusus. Rinciannya, 221 jamaah kuota normal dan 8.000 kuota tambahan. Dari 229 ribu 8% di antaranya untuk kuota haji khusus.

"Ada 558 kloter yang telah tiba semua di tanah suci ini kita harapkan pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan dg baik," kata Konjen RI untuk Jeddah Eko Hartono di Jeddah. Dijelaskan Eko, secara keseluruhan kuota haji terserap 100% termasuk mulai reguler sampai khusus.

Meski ada beberapa jamaah yang batal berangkat atau terpaksa dipulangkan karena masuk blacklist dari pemerintah Arab Saudi. Dimana dalam data sepanjang kedatangan ada 5 calon jamaah dipulangkan.

Jamaah dipulangkan setelah tiba di bandara Jeddah atau Madinah. "Karen itu untuk yang pernah memiliki masalah imigrasi dengan Arab Saudi baiknya tunggu 10 tahun untuk berangkat. Tidak usah coba coba karena peraturannya seperti itu. Kasihan sudah di sini tapi dipulangkan padahal sudah bawa keluarga," ujar Eko.

Kadaker Bandara Haryanto menambahkan jika evaluasi keseluruhan dari gelombang 1 di Madinah dan gelombang 2 di Jeddah berjalan lancar. "Ada permasalahan tapi sudah biasa terjadi, salah satunya 6 koper dua di antaranya full isinya rokok," tambah Haryanto.

 BACA JUGA:

Ada juga jemaah haji yg visa nya visa umroh sehingga harus mendapat bantuan dari KJRI di Arab Saudi, termasuk soal paspor hilang, ketika bener hilang harus dibuat paspor sebenarnya bukan hanya splp. "Tapi, Alhamdulillah secara umum berjalan baik dan lancar," pungkas Haryanto.

 BACA JUGA:

Closing date jamaah haji Indonesia harusnya dilakukan pada 22 Juni 2023. Tapi mundur menjadi 24 Juni karena adanya kuota tambahan. Pendaratan jamaah dilakukan di dua bandara, Jeddah dan Madinah. Jamaah gelombang pertama mendarat di Bandara Amir Mohammed bin Abdulaziz, Madinah dan gelombang kedua di Bandara King Abdulaziz, Jeddah.

(Fakhrizal Fakhri )

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement