Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Situasi Mina Padat, Jamaah Haji Diminta Hati-Hati dan Jangan Terpisah dari Rombongan

Maruf El Rumi , Jurnalis-Rabu, 28 Juni 2023 |18:48 WIB
Situasi Mina Padat, Jamaah Haji Diminta Hati-Hati dan Jangan Terpisah dari Rombongan
Jamaah Haji Indonesia di Mina (Foto: MCH 2023)
A
A
A

MAKKAH - Pergerakan jamaah haji di Mina masih terus berlangsung. Jamaah dari 160 negara menuju titik yang sama untuk lempar jumrah aqabah di jamarat.

Kondisi itu membuat di Mina semakin padat dipenuhi lautan jamaah haji.

Apalagi sebagian besar jamaah haji mencoba mengejar waktu afdal melempar jumrah, yaitu waktu Dhuha. Jamaah dari negara Eropa, Afrika dan Asia Tengah juga bergerak bersama dengan tingkat fisik dan langkah jalan yang berbeda.

Kadaker Madinah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Zaenal Muttaqin mengimbau agar jamaah haji tidak buru buru melakukan lempar jumrah sehingga tidak akan menimbulkan masalah karena bersamaan dengan negara lain.

"Banyak jamaah dari negara Eropa, Afrika, Asia Tengah yang berusaha melontar pagi sebagai waktu utamanya. Agar jamaah jangan sampai menimbulkan musibah dan waspada," kata Zaenal, Kamis (28/6/2023).

Zaenal memahami mungkin jamaah sudah menunggu sejak malam untuk jumrah aqabah karena mereka ingin segera tahalul setelah jumrah, sehingga mereka ingin segera lempar jumrah.

Karena itu, jamaah diminta agar hati-hati jangan pisah dari rombongan. Ketua rombongan jangan terpisah, tetap jaga rombongan pelan-pelan banyak bawa air mineral.

"Banyak minum air agar tidak mengalami dehidrasi," tambah Zaenal.

Setelah wukuf di Arafah dan mabit di Muzdalifah jamaah akan mabit di Mina secara bergelombang selama 1-2 jam atau sebagian malam. Di tempat itu, jamaah mempersiapkan melempar jumrah di Mina. Bagi yang nafar awal, mengambil batu 49 buah. Sementara nafar tsani 70 batu.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement