SURAT Al Ankabut Ayat 1–69 lengkap artinya tentang Laba-Laba. Al Ankabut termasuk golongan surat Makkiyyah atau turun di Kota Makkah.
Dilansir laman Abusyuja, dinamakan Surat Al Ankabut merujuk lafadz al-ankabut yang terdapat dalam ayat ke-41.
Allah Subhanahu wa Ta'ala mengumpamakan para penyembah berhala itu seperti laba-laba yang percaya terhadap sarangnya, baik sebagai tempat berlindung maupun sebagai perangkap untuk menjerat mangsanya.
Sedangkan apabila sarang itu terkena hantaman benda keras, atau angin yang kencang, maka akan hancur dengan mudah. Demikian halnya orang-orang musyrik yang menyekutukan Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan berhala.
Mereka menyembah dan meminta sesuatu kepada berhala tersebut, sedangkan sesungguhnya berhala itu sedikit pun tidak mampu memberikan manfaat kepada mereka.
Berikut ini bacaan lengkap Surat Al Ankabut Ayat 1–69, sebagaimana terdapat dalam Alquran Digital Okezone:

الٓمّٓ
1. Alif-Laaam-Meeem
Alif Lam Mim
اَحَسِبَ النَّاسُ اَنۡ يُّتۡرَكُوۡۤا اَنۡ يَّقُوۡلُوۡۤا اٰمَنَّا وَهُمۡ لَا يُفۡتَـنُوۡنَ
2. Ahasiban naasu anyu yutrakooo any yaqoolooo aamannaa wa hum la yuftanoon
Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, “Kami telah beriman,” dan mereka tidak diuji?
وَلَقَدۡ فَتَـنَّا الَّذِيۡنَ مِنۡ قَبۡلِهِمۡ فَلَيَـعۡلَمَنَّ اللّٰهُ الَّذِيۡنَ صَدَقُوۡا وَلَيَعۡلَمَنَّ الۡكٰذِبِيۡنَ
3. Wa laqad fatannal lazeena min qablihim fala ya'lamannal laahul lazeena sadaqoo wa la ya'lamannal kaazibeen
Dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta.
اَمۡ حَسِبَ الَّذِيۡنَ يَعۡمَلُوۡنَ السَّيِّاٰتِ اَنۡ يَّسۡبِقُوۡنَا ؕ سَآءَ مَا يَحۡكُمُوۡنَ
4. Am hasibal lazeena ya'maloonas sayyiaati any yasbiqoonaa; saaa'a maa yahkumoon
Ataukah orang-orang yang mengerjakan kejahatan itu mengira bahwa mereka akan luput dari (azab) Kami? Sangatlah buruk apa yang mereka tetapkan itu!
مَنۡ كَانَ يَرۡجُوۡا لِقَآءَ اللّٰهِ فَاِنَّ اَجَلَ اللّٰهِ لَاٰتٍؕ وَهُوَ السَّمِيۡعُ الۡعَلِيۡمُ
5. Man kaana yarjoo liqaaa 'allaahi fa inna ajalal laahi laaat; wa Huwass Sameeul 'Aleem
Barangsiapa mengharap pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah pasti datang. Dan Dia Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui.