OPERASIONAL penyelenggaran ibadah haji 1444 Hijriah/2023 Masehi hampir selesai. Jamaah haji kelompok terbang (kloter) 88 tiba di Indonesia pada Jumat 4 Agustus pukul 18.50 WIB. Ini menjadi tanda akhir fase kepulangan jamaah haji.
Jamaah haji Indonesia sudah berada di Tanah Air. Banyak kenangan yang diingat, salah satunya kebaikan petugas yang sigap membantu.

Kenangan yang tidak terlupakan ini dikisahkan Endang Jatiningsih, jamaah haji asal Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia tergabung dalam Kloter 50 Embarkasi Solo (SOC 50).
Endang berangkat pada gelombang kedua, dari Solo menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah, Arab Saudi.
"Saya menjadi jamaah haji 2023. Menurut saya, perjalanan kita dari Indonesia ke Jeddah alhamdulillah semua diberi kelancaran. Semuanya sehat-sehat," katanya mengenang kisah perjalanannya saat menunaikan ibadah haji, Rabu 2 Agustus 2023.
"Di dalam pesawat pun kita tidak pernah kekurangan apa pun, makanan selalu ada. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah menyediakan semua fasilitas itu," imbuhnya, seperti dikutip dari Kemenag.go.id, Sabtu (5/8/2023).
Dirinya mengaku mempunyai kenangan tersendiri terhadap petugas haji, khususnya petugas kesehatan. Menurut Endang, saat puncak ibadah haji, persisnya saat melontar jumrah di Mina, dia yang berangkat bersama rombongannya mendadak panik.
Pasalnya, salah satu temannya sakit dan hampir pingsan ketika dalam perjalanan. Beruntung saat itu Endang mendapati petugas kesehatan yang langsung memberikan pertolongan.
"Saya mengalami insiden. Teman saya ada yang sakit. Waktu itu di terowongan Mina, saya benar-benar membutuhkan tenaga kesehatan. Alhamdulillah setelah itu ada bapak tenaga kesehatan yang dari Surabaya menghampiri kami dan langsung merawat dengan memijat, memberikan minum oralit, lalu memberikan makanan," kisahnya.
Saat itu, lanjut Endang, dia dan temannya dibawa ke pos kesehatan yang berada di ujung terowongan Mu'aishim. Sampai di sana, teman Endang yang sakit dibawa ke ambulans yang terparkir di situ.
"Teman saya langsung diinfus dan habis dua botol. Petugas kesehatan lalu memberikan minum dan makanan. Kita waktu itu betul-betul membutuhkan sekali pertolongan," ceritanya.
Endang mengapresiasi kerja cepat petugas kesehatan. Ia menilai mereka sangat peduli kepada jamaah, sering mengingatkan untuk minum oralit, mengingatkan makan, dan selalu membuat jamaah nyaman.
"Alhamdulillah, teman saya tertangani dengan baik dan kembali sehat. Saya sangat berterima kasih kepada tim kesehatan dan semua petugas haji, serta pemerintah yang telah menyediakan semua fasilitas dalam penyelenggaraan haji 2023," pungkasnya.
(Hantoro)