Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemenag Serahkan Barang Bawaan Jamaah Haji yang Wafat ke Ahli Waris

Hantoro , Jurnalis-Rabu, 09 Agustus 2023 |14:53 WIB
Kemenag Serahkan Barang Bawaan Jamaah Haji yang Wafat ke Ahli Waris
Kemenag menyerahkan barang bawaan jamaah haji wafat di Tanah Suci ke ahli waris. (Foto: haji.kemenag.go.id)
A
A
A

KEMENTERIAN Agama (Kemenag) menyerahkan barang bawaan jamaah haji yang wafat ke ahli waris. Salah satunya penyerahan kepada ahli waris jamaah haji atas nama Darmiwati asal Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

Kantor Kemenag Kota Bukittinggi menyerahkan sertifikat dan barang-barang peninggalan jamaah haji Darmiwati yang meninggal saat menunaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci Arab Saudi beberapa waktu lalu.

Info grafis tanda haji mabrur menurut Alquran dan hadits. (Foto: Okezone)

Kepala Kemenag Bukittinggi H Eri Iswandi menyampaikan bahwa Darmiwati wafat setelah melaksanakan puncak ibadah haji.

"Atas nama kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi beserta jajaran, kami mohon maaf jika ada salah atau layanan kami yang kurang, sebab almarhumah adalah jamaah haji tunda tahun 2020," ujarnya di Bukittinggi, Rabu 2 Agustus 2023.

"Di samping itu, kami serahkan sertifikat haji dari maskapai Garuda dan certifikat of death (COD) dari Rumah Sakit An-Noor Makkah," imbuhnya seperti dikutip dari haji.kemenag.go.id

Pihaknya selalu memantau dan memperbarui informasi terkait keadaan jamaah haji Kota Bukittinggi. Wafatnya almarhumah di Tanah Suci merupakan sudah menjadi kehendak Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Ia mengapresiasi atas kekompakan dan kerja sama jamaah haji Kota Bukittinggi sehingga sukses melaksanakan rangkaian ibadah dengan baik.

"Mudah-mudahan memperoleh haji mabrur, terkhusus untuk almarhumah Insya Allah bisa menjadi ahli surga. Mari kita sabar dan ikhlas menerima ketetapan Allah Subhanahu wa Ta'ala ini," katanya.

Ia melanjutkan, dalam standar operasional pelayanan penyelenggaraan ibadah haji, jika ada jamaah meninggal di Arab Saudi, semua barang bawaan akan menjadi tanggung jawab ketua kloter.

"Alhamdulillah semua barang yang ditinggal almarhumah tersebut tidak hanya menjadi beban tanggung jawab ketua kloter, tapi menjadi beban semua anggota Kloter PDG15," terangnya.

Barang peninggalan almarhumah yang diserahkan kepada ahli waris berupa uang riyal dan rupiah, koper serta tas jinjing.

"Sekarang kami serahkan kepada ahli waris. Karena beliau meninggal saat melaksanakan ibadah haji, beliau akan ditanggung asuransi," terang Eri. 

Ketua rombongan kloter PDG15 Ismail Djohar menyampaikan, selama di Tanah Suci hingga puncak haji, kondisi almarhumah dalam baik-baik saja. Namun setelah pulang dari Mina, kesehatannya mulai menurun dan dirawat.

Dari penuturan dokter kloter yang ikut memeriksa, keadaan almarhumah dikatakan bahwa sakitnya tidak karena penyakit bawaan seperti dalam riwayat kesehatannya.

"Semuanya normal, tetapi memang takdirnya beliau meninggal di Tanah Suci. Cita-cita kebanyakan orang termasuk saya bisa meninggal di Tanah Suci, namun beliau yang ditakdir Allah Subhanahu wa Ta'ala," ungkapnya.

Ismail juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kemenag beserta jajaran yang telah memberikan layanan terbaik mulai dari manasik hingga selesai melaksanakan ibadah haji.

Ahli waris almarhumah Darmiwati, Wati, mengucapkan terima kasih kepada Kemenag dan KBIH Birugo yang telah mendampingi serta melayani almarhumah.

"Kami mohon maaf apabila ada kesalahan, kekhilafan, orangtua kami selama berinteraksi dengan bapak/ibu. Mudah-mudahan beliau husnulkhatimah," tutupnya dengan berlinang air mata. 

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement