Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 255:
Di dalam Surah Al-Baqarah ayat 255 terdapat ayat kursi yang diturunkan oleh Allah SWT saat Nabi Muhammad SAW hijrah dari kota Makkah ke Madinah. Nabi Muhammad SAW dan pengikutnya takut akan ancaman musuh. Allah SWT menurunkan ayat tersebut untuk memberikan perlindungan dan kekuatan kepada Nabi Muhammad dan pengikutnya.
Surat Al-Baqarah Ayat 256
لَآ إِكْرَاهَ فِى ٱلدِّينِ ۖ قَد تَّبَيَّنَ ٱلرُّشْدُ مِنَ ٱلْغَىِّ ۚ فَمَن يَكْفُرْ بِٱلطَّٰغُوتِ وَيُؤْمِنۢ بِٱللَّهِ فَقَدِ ٱسْتَمْسَكَ بِٱلْعُرْوَةِ ٱلْوُثْقَىٰ لَا ٱنفِصَامَ لَهَا ۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Arab-Latin:
lā ikrāha fid-dīn, qat tabayyanar-rusydu minal-gayy, fa may yakfur biṭ-ṭāgụti wa yu`mim billāhi fa qadistamsaka bil-'urwatil-wuṡqā lanfiṣāma lahā, wallāhu samī'un 'alīm
Artinya:
“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Surat Al-Baqarah Ayat 256).
Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 256:
Diturunkannya ayat 254 dalam surah Al-Baqarah karena ada seorang wanita yang berjanji kepada dirinya apabila memiliki anak akan ia jadikan seorang Yahudi. Kemudian datanglah agama Islam dan kaum Yahudi Bani Nadhir dari Madinah.
Anak itu kemudian bergaul dengan anak-anak Yahudi. Kaum Anshar berseru: “Jangan kita biarkan anak-anak bermain bersama anak Yahudi”. Setelah itu Allah SWT menurunkan teguran bahwa tidak ada paksaan untuk memeluk agama Islam