Dia melanjutkan, ada juga jihad di bidang ekonomi, dan para santri harus berdiri di depan untuk menyejahterakan masyarakat serta mengurangi kemiskinan dan pengangguran.
Termasuk juga jihad politik, yakni para santri harus menjadi teladan dalam momentum demokrasi, memilih pemimpin secara rasional dan terbaik. Jangan memilih pemimpin yang ambisius dan suka menggunakan politik identitas saat kampanye.
"Dalam momentum politik tahun depan, saya minta santri harus solid dan satu barisan. Jaga kesejukan, kerukunan, dan jauhi orang-orang yang menggunakan agama untuk kepentingan praktis," tandasnya.
Makna dan Filosofi Logo Hari Santri 2023
Logo peringatan Hari Santri 2023 terdiri dari gambar dan simbol berupa bendera merah putih serta api berkobar, jaringan digital, empat pilar, titik berwarna kuning di atas empat pilar, simbolisasi huruf Nun, dan goresan tinta. Logo didesain dengan lima warna yaitu merah, putih, hijau, oranye, dan biru.
Berikut ini makna dan filosofinya:
1. Bendera merah putih dan api yang berkobar mengandung makna semangat nasionalisme. Salah satu ciri yang melekat pada diri santri adalah mencintai tanah air (hubbub al-wathan).
2. Jaringan digital memiliki makna transformasi teknologi digital. Santri juga turut melakukan transformasi teknologi digital.
3. Empat pilar bermakna empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
4. Titik berwarna kuning di atas empat pilar mempunyai arti santri siaga menjaga empat pilar kebangsaan.
5. Simbolisasi huruf bun yang menyerupai tempat tinta adalah simbol pengetahuan.
6. Goresan tinta mengandung makna jihad santri zaman sekarang adalah mengembangkan ilmu pengetahuan pesantren dengan kemajuan teknologi demi kejayaan negeri.