Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Doa saat Hujan Terus-menerus agar Cepat Berhenti

Hantoro , Jurnalis-Minggu, 07 Juli 2024 |16:17 WIB
Doa saat Hujan Terus-menerus agar Cepat Berhenti
Ilustrasi doa saat hujan turun terus-menerus. (Foto: Okezone)
A
A
A

DOA saat hujan turun terus-menerus agar cepat berhenti. Dengan membaca doa berikut, Insya Allah hujan deras yang turun segera berhenti dan tidak menyebabkan musibah banjir. 

Adapun doa saat hujan turun terus-menerus yang bisa diamalkan setiap Muslim adalah sebagai berikut, sebagaimana dihimpun dari laman Rumaysho:

Info grafis waktu mustajab berdoa. (Foto: Okezone)

Doa Turun Hujan

اللَّهُمَّ صَيِّباً ناَفِعاً

Arab latin: Allahumma shoyyiban naafi'aa.

Artinya: "Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang bermanfaat." (HR Bukhari nomor 1032, Ahmad: 24190, dan An-Nasa'i: 1523)

Doa ketika Ada Petir

Dalam riwayat dari Abdullah bin Az-Zubair saat mendengar petir, ketika ada petir menghentikan pembicaraan, kemudian mengucapkan:

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمِدِهِ وَالْمَلاَئِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ

Arab latin: Subhaanalladzi yusabbihur ra’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatih.

Artinya: "Maha Suci Allah yang halilintar bertasbih dengan memuji-Nya, begitu juga para malaikat, karena takut kepada-Nya." (Al Muwaththa’ 2/992. Syekh Al Albani berkata hadis ini mauquf yang sahih sanadnya. Sumber: Kitab Hisnul Muslim Said bin Ali Al Qathanis) 

Doa saat Hujan Terus-menerus

Ketika hujan turun terus-menerus, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar cuaca kembali menjadi cerah. Beliau memanjatkan doa:

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Arab latin: Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.

Artinya: "Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan)." (HR Bukhari nomor 1014)

Wallahu a'lam bisshawab

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement