Berikut adalah hadis sahih yang menjadi dalil kuat anjuran pelaksanaan puasa Arafah, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim:
صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ
Siyamu yawmi 'arafata ahtasibu 'alallahi an yukaffiras-sanatal-lati qablahu was-sanatal-lati ba'dahu.
Artinya: "Puasa hari Arafah, aku berharap kepada Allah agar Ia menghapuskan dosa tahun sebelum dan sesudahnya." (HR. Muslim no. 1162).
Sementara itu, anjuran puasa Tarwiyah pada tanggal 8 Zulhijah termasuk ke dalam keutamaan beramal saleh pada sepuluh hari pertama bulan Zulhijah. Walaupun ulama menyebut tidak ada hadis sahih yang spesifik memuat kata "puasa Tarwiyah", pelaksanaannya disepakati masuk ke dalam keutamaan beramal di awal bulan ini. Sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda:
مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ
Maa min ayyamin al-'amalu ash-shalihu fiiha ahabbu ilallahi min hadzihil-ayyam.
Artinya: "Tidak ada hari-hari yang di dalamnya amal saleh lebih dicintai oleh Allah dibandingkan hari-hari ini (yaitu sepuluh hari pertama Zulhijah)." (HR. Bukhari no. 969).
Jadi, umat Islam di Indonesia dapat mulai mempersiapkan diri untuk menunaikan puasa sunah Tarwiyah pada Senin, 25 Mei 2026 dan puasa Arafah pada Selasa, 26 Mei 2026. Dengan berpedoman pada jadwal ini, umat Muslim diharapkan dapat memanfaatkan momen ini secara maksimal melalui puasa, zikir, dan berbagai amal ibadah lainnya.
(Rahman Asmardika)