Kamaruddin mengatakan panitia juga telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung untuk peserta.
“Tersedia pula ratusan toilet, serta area wudu dengan sekitar 1.000-1.500 keran untuk kenyamanan seluruh hadirin,” katanya.
Ia mengatakan kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan persaudaraan antarumat beragama dalam menyambut peringatan kemerdekaan Indonesia.
“Doa adalah kekuatan spiritual yang menyertai setiap ikhtiar bangsa. Melalui zikir dan doa bersama lintas agama ini, kita memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Esa agar Indonesia senantiasa dimudahkan dalam mewujudkan cita-cita sebagai bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur,” tutur Kamaruddin.
Panitia mengimbau peserta mengenakan pakaian berwarna putih, membawa perlengkapan salat yang praktis, serta tidak membawa barang bawaan berlebihan. Masyarakat juga diminta tidak membawa bayi atau balita ke lokasi acara dan dilarang membawa benda tajam, senjata api, petasan, maupun barang berbahaya lainnya.
(Rahman Asmardika)