JAKARTA - Salah satu tantangan yang kerap dihadapi menjelang pernikahan adalah proses pendekatan dengan calon mertua, yang tidak semua orang mampu melaluinya dengan mudah. Agar hal ini bisa berjalan dengan lancar, calon pengantin dituntut bersikap santun kepada keduanya, pantang menyerah, serta menunjukkan keseriusan terhadap pasangan.
Selain itu calon pengantin juga bisa berdoa memohon bantuan Allah untuk meluluhkan hati calon mertua mereka. Tak hanya sebelum menikah, doa ini juga dapat diamalkan guna menciptakan keharmonisan dalam keluarga, sekaligus meraih ridho dari mertua.
Mertua merupakan sosok yang patut dihormati dan dimuliakan, sebagaimana penghormatan kepada orang tua kandung. Dengan kata lain, mertua adalah orang tua kedua setelah ayah dan ibu sendiri.
Sebuah riwayat menyebutkan bahwa ridha Allah bergantung pada ridha orang tua, sebagaimana murka-Nya yang juga bergantung pada murka orang tua (HR Al-Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad). Dalam praktiknya, baik orang tua maupun mertua memiliki karakter yang beragam, sebagaimana lazimnya manusia. Ada yang bersikap keras, ada yang lembut, dan ada pula yang sulit diajak berkompromi.
Berikut doa untuk meluluhkan hati mertua yang dapat diamalkan, bagi yang ingin menciptakan keharmonisan keluarga, simak selengkapnya.
Hubungan dengan mertua menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga, salah satu amalan yang dapat dilakukan adalah memanjatkan doa agar hati mertua dilembutkan, sebagaimana Allah SWT melunakkan besi bagi Nabi Daud AS. berikut doanya :
اَللَّهُمَّ لَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ..... لَيِّنْتَ لِدَاوُدَالْحَدِيْد
Allahumma Layyinli Qalbahu (sebut nama mertua), Layyinta li Dawudal Hadiid.
Artinya: "Ya Allah, lembutkanlah hatinya (sebut nama mertua) sebagaimana Engkau melunakkan besi kepada Nabi Dawud.
Punya hubungan yang hangat dengan mertua tentu jadi dambaan setiap pasangan. Selain doa pertama, ada doa kedua yang bisa diamalkan untuk memohon agar hati mertua dilembutkan, sebagaimana besi yang dilunakkan bagi Nabi Daud AS. Doa ini sekaligus mengingatkan bahwa hati manusia sepenuhnya berada dalam genggaman Allah SWT. Saat melafalkannya, nama mertua disebutkan pada bagian yang telah ditentukan.
بِسْمِ اللَّهِ ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ اللَّهُمَّ سَخِّرْ لِيْ فُلَاناً كَمَا سَخَّرْتَ فِرْعَوْنَ لِمُوْسَى وَلَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ كَمَا لَيَّنْتَ الْحَدِيْدَ لِدَاوُدَ, فَإِنَّهُ لَا يَنْطِقُ إِلَّا بِإِذْنِكَ نَاصِيَتُهُ فِيْ قَبْضَتِكَ وَقَلْبُهُ فِيْ يَدِكَ جَلَّ ثَناَءُ وَجْهِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Bismillahi, laa haula walaa quwwata illa billah. Allahumma Sakhkhir lii fulaana (sebut nama mertua) kama sakhorta Fir'aun lii Musa, wa layyin lii qolbahu kamaa layyantal hadiid li Dawud. Fainnahu laa yantiqu illa bi idznika, naa shiyatuhu fii qobdhotika, wa qolbuhuu fii yadika Jalla tsanaa-u wajhika Yaa Arhamar Roohimiin.
Artinya: "Dengan nama Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan izin Allah. Ya Allah, tundukkanlah (sebut nama mertua) padaku, sebagaimana Engkau telah menundukkan Fir'aun pada Nabiyullah Musa. Dan luluhkan hatinya untukku, sebagaimana Engkau telah meluluhkan besi untuk Nabiyullah Daud. Karena sungguh dia takkan berbicara kecuali dengan izin-Mu. Ubun-ubunnya dalam genggaman-Mu, dan hatinya di tangan-Mu. Pujian wajah-Mu telah Agung, wahai Dzat Yang Maha Penyayang diantara semua penyayang."
Hadis riwayat Imam Muslim menyebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, hati seluruh manusia berada di antara dua jari dari jari-jemari Allah Yang Maha Pemurah. Allah SWT membolak-balikkan hati manusia sesuai kehendak-Nya. Setelah itu, Rasulullah SAW memanjatkan doa berikut:
اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ
Allahumma Mushorrifal Quluub, Shorrif Quluubanaa 'Alaa Tho'atik
Artinya: "Ya Allah, Dzat yang memalingkan hati, palingkanlah hati kami kepada ketaatan (beribadah kepada-Mu)." (HR Muslim)
Itulah sejumlah doa yang dapat diamalkan untuk melunakkan hati mertua. Selain berdoa, upaya tersebut perlu diiringi sikap santun dan ketulusan dalam menjalin silaturahmi, sebab hati manusia sepenuhnya berada dalam kuasa Allah SWT. Semoga amalan ini membawa keberkahan dan mempererat hubungan menantu dengan mertua. Wallahu a’lam.
(Rahman Asmardika)