Tenda Arafah Masih 50 Persen, Malaysia Sudah Berkibar

Ahmad Dani, Jurnalis
Selasa 09 November 2010 07:07 WIB
Foto: Ahmad Dani/okezone
Share :

MAKKAH - Persiapan tenda-tenda bagi jamaah haji di Arafah masih terus dikebut pekerjaannya. Meski waktu tersisa sekira 5 hari lagi, namun penyelesaian tenda masih 50 persen jadi. Berbeda dengan negara tetangga seperti Malaysia yang sudah lebih dulu "berkibar".
 
Tenda-tenda jamaah haji Indonesia masuk dalam zona jamaah asia yang terletak memang agak di belakang dibandingkan jamaah-jamaah non asia. Bahkan, tenda misi haji Indonesia di Arab Saudi sangat berdekatan dengan plang batas akhir wilayah arafah. Lokasinya berada di maktab 44, street 908 road 9. Tak jauh dari tempat itu berdiri tenda-tenda milik Malaysia.
 
Pantauan okezone di lokasi pendirian tenda, Senin (8/11/2010), tenda-tenda jamaah haji asal Indonesia sebagian besar masih dalam tahap pemasangan. Lampu, alat listrik dan pendingin udara masih belum terpasang. Bahkan ada beberapa tenda yang masih belum sempurna berdiri.
 
Menurut Petugas penanggungjawab di maktab 44, Abdus Salam (46) mengatakan dia dan seluruh anak buahnya diberikan tenggat waktu hingga tiga hari ke depan. "Pokoknya tanggal 5 (Dzulhijjah) sudah ready semua," kata Abdus Salam saat ditemui wartawan di lokasi pemondokan jamaah haji Indonesia di Arafah.
 
Menurut Abdus Salam, lambatnya penyelesaian proyek pembuatan tenda bagi jamaah tersebut dikarenakan lambatnya surat dari mauasasah yang memberikan izin untuk membangun tenda bagi petugas haji Indonesia. "Kalau keluar dari kemarin pasti langsung kita kerjakan. Makanya kita ngebut mengerjakannya," papar Abdus Salam.
 
Selain persoalan bentuk fisik tenda, lokasi tenda-tenda jamaah dan petugas haji Indonesia juga kurang menocolok. Salah satunya bendera. Hanya terlihat satu bendera yang dinaikkan ke tiang dan ukurannya pun sangat mini.
 
Berbeda dengan Malaysia. Mereka tampak seperti partai politik sedang mengadakan acara. Bendera Malaysia tampak dikibarkan mengelilingi kawasan maktab. Padahal, jumlah jamaah Malaysia hanya sepersepuluh dari jumlah jamaah haji Indonesia yang mencapai 221 ribu jamaah.
 
Mudah-mudahan persoalan tersebut tak jadi masalah bagi jamaah atau petugas haji Indonesia. Karena memang waktu wukuf di Arafah tak selama seperti saat jamaah menginap di pemondokan Makkah atau Madinah.

(Lamtiur Kristin Natalia Malau)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya