Jamaah Haji Keluhkan Katering di Armina

Fetra Hariandja, Jurnalis
Jum'at 09 November 2012 14:45 WIB
Jamaah haji Indonesia (Foto: Dok. Okezone)
Share :

JEDDAH - Berbagai kekurangan masih terjadi pada penyelenggaraan ibadah haji 1433 H/2012 ini. Salah satu persoalan yang mendapat kritikan dari jamaah haji adalah pola penyerahan katering atau makan selama di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina).

Seperti diketahui, dalam mendistribusikan logistik kepada jamaah haji masih menerapkan pola prasmanan. Akibatnya,  antrean panjang jamaah haji yang akan mengambil makanan tidak bisa dihindari. Terlebih banyak jamaah haji lanjut usia yang juga terpaksa harus mengantre.

Suasana tersebut semakin berat karena jamaah haji mengantre di ruang terbuka yang sengatan mataharinya sangat terik. Inilah yang menjadi keluhan sebagian besar jamaah haji selama pelaksanaan Armina. Mereka minta agar disusun strategi lain sehingga pendistribusian logistik tidak mengantre lama.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Syairozi Dimiyathi mengaku adanya keluhan pola pendistribusian logistik kepada jamaah haji. Realita ini juga menjadi salah satu aspek yang dibahas Kementerian Agama (Kemenag), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dan PPIH. Artinya perlu ada strategi agar pendistribusian logistik bisa cepat diterima jamaah haji.

"Banyak pihak mengusulkan agar selama pelaksanaan Armina tetap menggunakan nasi box, bukan prasmanan. Insya Allah kami akan dikaji ulang usulan tersebut. Intinya, kami ingin makanan yang diterima jamaah haji tetap dalam kondisi baik atau tidak basi," kata Syairozi di Jeddah, Jumat (9/11/2012).

Syairozi mengakui, diperkirakan cuaca akan lebih terik atau panas pada pelaksanaan haji tahun depan. Artinya, bukan tidak mungkin distribusian makanan menggunakan box.

"Memang masing-masing cara ada risikonya. Kalau prasmanan, risiko basi menjadi kecil. Sebaliknya, kalau pakai box kemungkinan basi lebih besar. Tapi kami akan kaji pola seperti apa yang aman dan nyaman bagi jamaah haji," paparnya.

(M Budi Santosa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya