MADINAH - Tm dokter Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Madinah menunda keberangkatan seorang jamaah haji atas nama Sudarno bin Ngali Usman (57). Jamaah haji yang tergabung dalam kloter JKG 11 ini dievakuasi saat hendak menjalani penerbangan.
Kepala BPHI Jeddah Ananto Prasetya, yang tengah berada di Madinah menjelaskan, sesuai jadwal Sudarmo terbang menuju Jakarta Minggu kemarin. Namun tim dokter terpaksa mengevakuai pasien karena mengalami kelainan pencernaan.
"Untuk sementara kami rawat dulu di Madinah. Bila proses pemulihannya berjalan lancar, rencananya Sudarmo akan diterbangkan ke Tanah Air pada 20 November 2012 pukul 12.30 waktu Arab Saudi," kata Ananto kepada okezone, Senin (19/11/2012).
Ananto menjelaskan, Sudarmo akan menumpang Garuda Indonesia bersama kelompok terbang JKG 29 dari Bandara Amir Mohammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.
Sementara itu, tiga jamaah haji Indonesia masih menjalani perawatan di dua rumah sakit Arab Saudi (RSAS). Saeran bin Suwardi (59), jamaah haji kloter SOC 46, dan Sulani Ahmad Kasbi (58), kloter MES 18 masih menjalani pemulihan di RS King Fahd, Jeddah. Kemudian Hafsah binti Hamzah (63), anggota kloter LOP 12 masih menjalani perawatan di RS Malik Abdul Aziz Jeddah.
Ketiga jamaah haji tersebut baru bisa meninggalkan Arab Saudi bila sudah mendapat rekomendasi dari dokter rumah sakit tempat pasien dirawat dan dokter penerbangan.
(M Budi Santosa)