Berdasarkan literasi yang ditulis oleh Dr Muhammad Syafii Antonio M.Ec dalam buku Cerdas Haji dan Umrah Mabrur itu Mudah dan Indah menyebutkan, pada awal 2000-an bagian bawah tiga pilar tersebut retak lalu diperbaiki dengan diberi kayu melingkar di sekelilingnya.
Lantai di dalam kakbah dibuat dari batu pualam putih. Atapnya dipenuhi ukiran-ukiran nan menganggumkan, berhiaskan lampu-lampu indah yang terbuat dari emas murni dan dari perhiasan-perhiasan indah lainnya.
Permukaan dinding dalam kakbah berasal dari batu pualam warna-warni dan berhiaskan ukuran khas arab di sana ada tujuh papan yang menempel bertuliskan nama-nama orang yang pernah merenovasi atau menambahkan sesuatu di dalam Kakbah atau Masjidil Haram.
(Khafid Mardiyansyah)