MADINAH - Jamaah haji Indonesia kloter pertama embarkasi Padang tiba pertama kali di Tanah Suci melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdulaziz, Madinah, Selasa (14/7/2018). Kedatangan jamah ini mendapat sambutan cukup meriah langsung dari Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel dan otoritas bandara.
Ada yang unik dari para jamaah Indonesia ini, yakni penggunaan tanda khusus di koper dan barang bawaannya agar mudah dikenali si pemilik dan tidak tertukar dengan jamah lainnya.
Apa saja penanda koper milik jamaah Indonesia itu, diantaranya sandal japit, shuttlecock, gelas, boneka dan piring plastik, pita warna warni, hingga kantong plastik.
Inisiatif memberikan tanda khusus di masing-masing koper lantaran banyak jamaah khawatir barang bawannya tertukar, selain juga lebih mudah dikenali.
Seperti yang dilakukan Eko, jamaah Asal Jakarta mengaku melihat tumpukan koper jamaah yang sama dan sulit dikenali karena tidak ada pembeda.
"Kalo kita liat itu kan susah, kalo ada tanda kan makin mudah dicari. Mengapa kepikirannya kantong plastik? Karena pas saya dateng liat banyak, lalu saya liatnya kantong plastik lalu langsung saya pake buat tanda," ujar Eko
Tak kalah uniknya, ada jamaah yang memasang foto cucunya, seperti yang diakukan Tiswa Ilit Kurdi, jamaah asal Jakarta ini memasng foto cucunya selainyakin tak akan tertujar tanda foto juga bisa sebagai pengobat rasa rindu.
"Mengurangi atau mengurai rasa rindu saya selama 41 hari saya barangkali bisa liat foto wajah2 dia gitu, ditambah itu gak bakal ketuker. Gak ada yang sama soalnya," tuturnya.
Seperti diketahui hingga malam tadi total jamaah yang sudah tiba di Madinah berjumlah 1.571 jamaah dari embarkasi Padang, Solo, Jakarta dan Bekasi.
(Fiddy Anggriawan )