Intip 100 Warga Binaan Lapas Kedungpane Semarang Ngaji Posonan

Taufik Budi, Jurnalis
Rabu 08 Mei 2019 08:22 WIB
Pesantren Kilat di Lapas Kedungpane Semarang (Foto: Taufik Budi/ Kontributor)
Share :

Pesantren kilat di bulan Ramadan selalu menjadi agenda religi yang dinantikan umat Muslim. Seperti 100 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Kedungpane Semarang, yang asyik mengikuti Pesantren Ramadan. Mereka terlihat khusyuk menyimak beragam materi pendalaman agama Islam.

Baca juga :

"Saya senang bisa lebih khusyuk dalam menjalankan ibadah di Lapas. Apalagi di bulan yang penuh berkah ini, saya harap banyak ilmu yang saya dapatkan di sini salah satunya dengan mengikuti pesantren kilat,” ujar seorang WBP Maskur, Selasa, 7 Mei 2019.

Pesantren kilat di Lapas Semarang bertujuan meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan dan dapat menjadi media penguatan karakter bangsa. Terlebih Indonesia memiliki beragam budaya dan agama, sehingga sikap toleransi terhadap perbedaan sebagai bekal warga binaan untuk berkecimpung kembali ke tengah masyarakat.

“Selama dua pekan ke depan, para WBP akan diberikan beberapa materi diantaranya tauhid dan keimanan, fikih, dakwah, diskusi, motivasi, zikir, taklim, mengaji Alquan, adab sehari-hari, mengenal jati diri manusia, akhlaqul karimah, pengendalian diri serta kewirausahaan dan kemandirian,” ungkap Kepala Bidang Pembinaan Lapas Semarang Akhmad Herriansyah.

“Dengan pesantren Ramadhan ini, mereka dibekali ajaran untuk menghindari sifat angkuh, sombong, iri dan dengki agar mereka dapat diterima kembali dengan mudah oleh masyarakat,” lanjut pria yang akrab disapa Herri itu.

(Renny Sundayani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya