Sosok Ustadz Arifin Ilham sangat dekat dengan masyarakat Indonesia. Itu kenapa saat dia meninggal dunia, banyak air mata yang menetes untuknya. Indonesia kehilangan salah satu ustadz terbaik.
Jika mengenang kembali karier Ustadz Arifin Ilham, ia merupakan salah seorang yang sangat dekat dengan Alquran. Pria kelahiran 8 Juni 1969 itu pun tak hanya selalu mengajak masyarakat untuk membaca Alquran, tetapi juga mengamalkannya.
Ustadz Arifin Ilham tak pernah lepas dari pengamalan Alquran. Baik dalam urusan mencari keridhoan Allah SWT pun dalam menjalani peran sebagai suami dan ayah. Alquran selalu ada sebagai pedoman hidupnya.
Bahkan, dalam postingan Instagram, Ustadz Arifin selalu menyertakan Alquran dalam hidupnya. Seperti ini kalimat beliau,
"Ya Allah, sayangilah hamba dengan sebab Alquran dan jadikanlah Alquran untukku sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat. Ya Allah, ingatkanlah aku akan ayat-ayat Alquran yang aku lupa, ajarilah hamba tentang isi Alquran yang tidak aku ketahui dan berilah aku nikmat bisa membacanya di waktu malam. Jadikanlah Alquran sebagai pembelaku, ya, Robby semesta alam."
Begitu cintanya Ustadz Arifin Ilham dengan Alquran dan dia pun senantiasa mengamalkannya dalam hidup. Di lain sisi, ternyata bagi orang yang mencintai, membaca, dan mengamalkan Alquran ada ganjaran yang bakal diberikan Allah SWT. Dalam sebuah hadis, diterangkan dari Nawwas bin Sam'an Al Kilaabiy ra, dia mendengar Rasulullah bersabda,
يُؤْتَى بِالقُرآنِ يَومَ القِيَامَةِ وَ أَهْلِهِ الَّذِينَ كَانُوا يَعْمَلُونَ بِهِ تَقْدُمُهُ سُورَةُ البَقَرَةِ وَ آلِ عِمْرَان وَ ضَرَبَ لَهُمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ ثَلَاثَةَ أَمْثَالٍ مَا نَسِيتُهُنَّ بَعْدَ قَالَ : كَأَنَّهُمَا غَمَامَتَانِ أَوْ ظُلَّتَانِ سَودَاوَانِ بَينَهُمَا شَرْقٌ أَوْ كَأَنَّهُمَا فِرْقَانِ مِن طَيرٍ صَوَافَّ يُحَاجَّانِ عَنْ صَاحِبِهِمَا
Artinya:
"Didatangkan Alquran pada hari kiamat dan ahlinya (ahlul Qur'an), mereka didahului oleh surat Al Baqarah dan Ali Imran", beliau (Rasulullah) shallallahu 'alaihi wa sallam mengumpamakan keduanya dengan 3 hal yang aku tidak lupa setelahnya. Beliau bersabda, "seakan-akan dua awan, atau seakan-akan dua naungan hitam di antara keduanya ada cahaya, atau seakan-akan dua kelompok burung yang berbaris yang membela shahib Al Baqarah dan Ali Imran." (HR. Ahmad dan Muslim).
Dari hadis ini, dapat dimaknai dengan membaca Alquran dan mengamalkannya akan memberikan syafa'at. Lalu, dengan mengamalkan Alquran, itu adalah jalan keselamatan dan menjauhkan manusia dari kebinasaan. Ibnu Abbas ra pernah berkata, "Allah menjamin orang yang mengikuti (mengamalkan Alquran) tidak akan tersesat di dunia dan tidak akan sengsara di akhirat. Kemudian dia membaca ayat 123 dari surah Thaha.
Semoga kita senantiasa mau membaca Alquran dan mengamalkannya dalam kehidupan, seperti yang telah dicontohkan Ustadz Arifin Ilham.
(Utami Evi Riyani)