Sebelum dirinya kembali ke Tanah Air, Sama' yang juga memboyong beberapa anak dan menantu ke Malaysia telah bekerja selama enam tahun serta kembali menetap di Gowa mulai dari lima tahun lalu.
"Di Malaysia sangat banyak pekerjaan jika kita mau dan mencari. Mungkin inilah berkahnya bahwa semua sudah kehendak Allah. Kami harus jauh mencari rezeki untuk bisa ke Tanah Suci," ucap Sama'.
Baca juga: Duka Mursini Pulang ke Tanah Air Tanpa Suami yang Meninggal Usai Wukuf di Arafah
Ia berkisah, keberangkatannya sebagai jamaah calon haji sudah sangat diidam-idamkan, sehingga terkadang tidak habis pikir akan mampu menginjakkan kaki ke Masjid Nabawi hingga Masjidil Haram.
Perasaan terharu dan gembira tidak bisa ditutupi bahwa betapa dirinya sangat antusias naik haji. Bahkan, pria yang kesehariannya juga bertani itu menyampaikan konsisten untuk berhaji terlebih dahulu lalu melaksanakan ibadah umrah meski diberi rezeki.
Baca juga: Berhaji di Tengah Keterbatasan, Pria Tunanetra Asal Lombok Ini Jadi Inspirasi
"Saya dari dulu memang niatnya haji. Alhamdulillah menunggu 10 tahun tidak terasa karena kemauannya kita yang kuat. Doakan kami bisa sehat dan selamat sampai tujuan," tuturnya.
(Hantoro)