MAKKAH – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dilarang memasang simbol identitasnya, baik itu berupa bendera atau spanduk, khususnya di kawasan Arafah dan Mina.
"Jadi memang selama di Arafah dan Mina, kita berkali-kali menyampaikan kepada para KBIH kita untuk tidak memasang identitas KBIH masing-masing dalam bentuk bendera, dalam bentuk spanduk, dan berbagai hal lain," kata Menag Lukman Hakim yang juga merupakan Amirul Hajj saat meninjau Armuzna.
Baca juga: Delapan Urinoir Tambahan Sudah Tersedia Tiap Maktab di Mina
Menag masih menyayangkan ketika dirinya bersama rombongan Amirul Hajj mengecek persiapan tahap Armuzna tapi masih ada saja KBIH yang memasang spanduk di Mina.
"Karena tahun-tahun sebelumnya saling tumpang tindih, banyak sekali spanduk, bendera yang justru melihat situasi atau area, baik di Arafah maupun di Mina, menjadi kurang asri, kurang, bahkan cenderung kumuh, kotor," jelas dia.
Baca juga: Tinjau Armuzna Jelang Puncak Haji, Ini yang Disoroti Amirul Hajj
Menag menyatakan pihaknya ingin semua pihak yang terlibat dalam ibadah haji ikut menjaga Arafah dan Mina dengan cara tidak memasang atau menempel hal-hal yang memang tidak terlalu diperlukan.
"Karena memang yang diperlukan adalah identitas nomor-nomor tenda, baik di Arafah maupun di Mina, itu sudah lebih dari cukup. Karena di situ ada identitas kloter, ada identitas tenda," ucap Menag.
(Hantoro)