Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bukan Kompres Dahi! Begini Cara Benar Jemaah Haji Cegah Heatstroke saat Wukuf

Nur Wijaya Kesuma , Jurnalis-Selasa, 26 Mei 2026 |07:48 WIB
Bukan Kompres Dahi! Begini Cara Benar Jemaah Haji Cegah Heatstroke saat Wukuf
Begini Cara Benar Jemaah Haji Cegah Heatstroke saat Wukuf
A
A
A

MAKKAH - Jutaan tamu Allah yang kini memadati Padang Arafah pada Senin (25/5) dihadapkan pada ujian alam yang sangat ekstrem. Puncak wukuf diprediksi akan berlangsung di bawah ancaman badai panas yang menyentuh angka 45 hingga 47 derajat Celcius.

Keringnya udara gurun Makkah dengan kelembapan hanya 28 persen bisa memperburuk situasi karena bisa memicu dehidrasi super cepat, terutama bagi jemaah haji Indonesia yang tidak terbiasa dengan cuaca panas tersebut. Paparan matahari tersebut dipastikan akan dirasakan oleh kulit jemaah seperti berada dekat oven bersuhu 49 derajat Celcius.

Merespons potensi kedaruratan iklim ini, Kemenhaj mengaktifkan protokol mitigasi heatstroke (sengatan panas) bagi jemaah. Intervensi mandiri dari setiap individu dinilai menjadi langkah penyelamatan paling efektif di tengah lautan manusia.

Dokter PPIH Arab Saudi, Muhammad Fathi Banna Al Faruqi, menyatakan bahwa jemaah tidak boleh pasif menunggu bantuan medis datang. Mereka wajib memahami teknik membuang panas tubuh secara instan dan tepat sasaran.

"Jemaah perlu mengetahui upaya mandiri mendinginkan tubuh agar tidak terkena kelelahan panas atau sengatan panas," ungkap dr. Fathi kepada Tim Media Center Haji.

Kesalahan umum yang sering terjadi adalah jemaah hanya mengompres bagian dahi saat merasa kepanasan. Padahal, pendinginan sirkulasi darah paling cepat terjadi jika handuk basah diletakkan pada pembuluh darah besar di leher, ketiak, dan lipatan paha.

Manipulasi suhu tubuh ini harus dikombinasikan dengan teknik semprotan air manual untuk memanipulasi keluarnya keringat. Lapisan air tipis di wajah dan lengan yang tertiup angin portabel akan menyerap panas kulit dengan sangat efektif.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement