Kisah Suku Maya Jadi Mualaf dan Sebarkan Ajaran Islam di Meksiko

Abu Sahma Pane, Jurnalis
Kamis 12 September 2019 15:15 WIB
Ibrahmim. Foto:Screenshoot dari Video BBC
Share :

DINAMIKA non muslim jadi mualaf atau masuk Islam tak hanya terjadi di Indonesia, namun juga di belahan dunia lain. Salah satunya di negara berpenduduk minoritas muslim, Meksiko.

Dilansir dari BBC pada Kamis (12/9/2019), sejumlah penduduk Suku Maya di Negara Bagian Chiapas, Meksiko, telah menjadi mualaf. Salah satu di antara orang yang masuk Islam itu adalah Ibrahim Chechev

Ibrahim Chechev sendiri memeluk Islam pada usia 15 tahun. Saat ini ia telah rutin menjadi imam di Masjid Chiapas.

Lebih lanjut, Ibrahmi mengisahkan awal mula ia masuk Islam. "Yang saya ingat, waktu itu saya melihat sekumpulan orang duduk bersila di lantai dan menyanyikan sesuatu dalam bahasa yang tidak saya pahami. Itu yang membuat saya tertarik," katanya.

"Kemudian saya mengajak ayah, ibu, adik, paman, kakek dan teman-teman saya. Kini mereka semua Muslim (mualaf) dan ikut menyebarkan agama Islam," imbuhnya. 

Ibrahim menyebut keluarganya selalu menerima penduduk Suku Maya yang lain jika ingin jadi mualaf. "Pintu rumah kami selalu terbuka bagi siapapun yang ingin belajar tentang Islam," sebutnya.

Sementara itu, dalam sensus kependudukan yang dilakukan pada 2010, terdapat sekitar 2.500 pemeluk agama Islam di Meksiko. Angka itu berarti kurang dari 0,01% dari total populasi negara tersebut.

Untuk diketahui, seperti juga Kristen, Islam di Meksiko dibawa oleh orang Spanyol. Bedanya, agama Kristen disebarkan pada abad ke-12, Islam baru masuk ke Meksiko pada 1990an oleh komunitas Murabitun pimpinan Abdalqadir as-Sufi.

(Abu Sahma Pane)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya