Para tunawisma juga tak akan mengganggu para pengunjung masjid, karena ruangan hanya dapat diakses melalui pintu samping yang menghadap Jalan Kandahar, dan bukan pintu utama masjid.
Mereka yang menginap tak akan menjadi korban kejahatan. Sebab ruangan akan dikunci oleh sekuriti saat mereka sedang beristirahat.
Namun ruangan untuk menginap ini hanya disediakan bagi tunawisma pria. Tak masalah agama dan rasnya.
Tunawisma hanya bisa tinggal di Masjid Sultan selama beberapa hari saja. Mereka tak bisa selamanya tinggal di sana.