Pembakaran kitab suci Alquran akhir-akhir ini yang dilakukan oleh kelompok Stop Islamisation of Norway (SIAN) pada November lalu di Kota Kristiansand, Norwegia masih menyisakan perasaan sedih. Namun muslim di kota tersebut tetap berusaha bangkit.
Pasca-pembakaran kitab suci Alquran di Kota Kristiansand, tiga organisasi muslim siap mendistribusikan salinan Alquran secara gratis kepada warga Norwegia. Ini dilakukan untuk mencegah kasus pembakaran Alquran terulang lagi pada masa depan.
Tiga organisasi muslim antara lain Asosiasi Seni dan Budaya Muslim Norwegia, Asosiasi Sastra Islam, dan Masjid Minhaj-ul-Quran di Oslo siap mendistribusikan 10 ribu eksemplar Alquran di beberapa stan di Ibu Kota Norwegia, Oslo dan mungkin di Kota Bergen, kota terbesar kedua di Norwegia.
Distribusi Alquran didanai oleh tiga organisasi tersebut. Selain itu juga dari sumbangan dan perorangan.
Distribusi Alquran ini merupakan tanggapan terhadap pembakaran Alquran oleh organisasi Stop Islamisasi Norwegia (SIAN) selama demonstrasi di Kristiansand lebih dari dua minggu lalu.
“Saya percaya banyak orang ingin tahu apa isi Alquran ini dan apa yang diperjuangkan umat Islam. Kami berharap distribusi Alquran ini dapat membantu," ujar anggota Dewan Masjid Minhaj-ul-Quran di Oslo, Hamza Ansari.
Seperti dilansir dari Sputnik, Kamis (5/12/2019), menurut Asosiasi Sastra Islam, Alquran mengajarkan bagaimana menunjukkan cinta kasih dan menyebarkan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu Alquran dipandang sebagai alat yang efektif untuk melawan islamofobia dan rasisme.