Menag Fachrul Razi: Seorang Santri Itu Pasti Lebih Sehat, Cerdas, dan Amanah

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis
Kamis 12 Desember 2019 19:01 WIB
Santri sedang belajar ngaji (Foto: New York Times)
Share :

Selain itu, Menag juga mengingatkan kisah Rasulullah yang mampu mendengar saran dari orang lain sekaligus cerdas dalam mengambil keputusan. “Pesan utamanya sepintar apapun kalian jangan sombong, kalau ada orang memberi saran dan masuk akal bisa digunakan,” tukasnya.

“Seperti Kyai Najib ini yang memiliki ilmu tinggi namun tetap merendah seperti filsafat padi. Makin berisi, makin tunduk,” sambungnya.

Di tempat yang sama, mewakili Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak, Yogyakarta, KH Fairuzi Hafidz menceritakan perjalanan Pesantren Al Munawwir. “Pesantren Al Munawwir didirikan oleh Simbah Kyai Haji Raden Munawwir pada 1911. Sebelumnya beliau belajar di Makkah selama 21 tahun, yakni pada kurun 1888-1909,” terangnya.

Basis Pondok Pesantren Al Munawwir ini adalah Alquran. “Mbah Munawwir selain hafal Alquran juga ahli qira’ah sab’ah,” ujarnya.

“Uniknya, dulu saat di Makkah beliau kirim surat kepada orang tuanya yang ada di Yogya, yang isinya mohon doa restu ingin menghafal Alquran di sana,” terangnya.

Saat orang tuanya masih agak heran karena Alquran cukup tebal, sudah datang surat kedua. “Alhamdulillah berkat restu bapak-ibu, ananda mampu menghafal Alquran,” sebut KH Fairuzi menyitir surat kedua Simbah Kyai Moenawwir seraya menyebut rentang kedua surat ini hanya berjarak sekitar 40-70 hari.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya