Imam Muslim di Washington DC, Suhaebi, mengatakan, keterbatasan jumlah masjid membuat mereka harus berbagi ruang ibadah dengan gereja.
"Kami gunakan gereja ini karena minimnya fasilitas untuk warga Muslim di Washington DC. Ditambah begitu mahalnya menyewa tempat (red: ruangan) besar," katanya.
Suhaebu menambahkan, banyak warga Muslim yang bekerja di pusat kota, tapi tapi tidak tinggal di sekitar Washington DC. Makanya mereka membutuhkan tempat salat yang nyaman di dalam rumah ibadah.
"Mereka (red: Muslim) butuh tempat Jumata, karena para jamaah kami tidak tinggal di sini. Karenanya kami menyewa gereja Epiphany," ujar Imam ini.