Zainut meminta masyarakat untuk tidak terpancing dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada polisi.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap tenang dan tidak terpancing dalam menyikapi masalah ini. Meminta seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan menyerahkan kasus ini kepada pihak yang berwenang," ucapnya.
“Modus kejahatan seperti ini sudah sering terjadi. Pada bulan Mei 2018 tahun lalu, insiden perobekan Alquran juga pernah terjadi di Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan. Sehingga saya yakin masyarakat Indonesia tidak mudah percaya dan terprovokasi dengan kejadian tersebut,” tambahnya.
Sebelumnya akun Youtube Jaman Viral mengunggah video pria diduga menyobek-nyobek Alquran. Rekaman berjudul “Viral!!! Al Quran Disobek - Sobek di Tasikmalaya” itu dunggah pada 19 Desember 2019.