GUA Hira merupakan tempat yang sangat bersejarah bagi Umat Islam, karena di tempat inilah wahyu pertama turun kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam.
Gua Hira terletak di Jabal Nur yang merupakan gunung yang berada di Kota Makah, Saudi Arabia. Di tempat inilah wahyu pertama yang manjadikan seorang manusia yang amat mulia, yaitu Muhammad Bin Abdullah sebagai seorang rasul.
Pada saat menerima wahyu pertama yang berisi Surat Al-‘Alaq ayat satu sampai lima, Rasulullah sedang menyendiri di gua tersebut. Ketika itu Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam sedang merenung dan menghindari diri dari kebatilan orang-orang kafir Quraisy.
Ustadzah Oki Setiana Dewi dalam rekaman ceramahnya di sekitar Gua Hari yang diunggah ke akun Instagram pribadinya @ okisetianadewi, menjelaskan bagaimana proses turunnya wahyu pertama tersebut.
Ia menyampaikan, “Di tempat inilah (Gua Hira) Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam di usianya yang ke-40 tahun mendapatkan wahyu pertama, pada saat itu Malaikat Jibril mendatangi Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yang sedang berdiam diri di Gua Hira.”
Pada saat menyampaikan wahyu dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala ini, Malaikat Jibril mengatakan kepada Rasulullah “Iqro (bacalah)” dan Rasulullah menjawab bahwa ia tidak bisa membaca. Kemudian Malaikat Jibril mengulang-ulang kalimat tersebut dan jawaban yang sama pun keluar dari mulut Rasulullah, sampai akhirnya Malaikat Jibril menyampaikan wahyu yang berisi Surat Al-‘Alaq ayat satu sampai lima.