6. Membasuh setiap anggota wudhu tiga kali, kecuali kepala dan dua telinga yang hanya diusap satu kali.
Basuhlah setiap anggota wudhu sebanyak tiga kali, kecuali saat di bagian kepala dan kedua telinga Anda cukup mengusapnya sekali.
7. Tayamum, yaitu mendahulukan bagian kanan dari kiri
Ketika Anda hendak bertayamum disunahkan untuk mendahulukan bagian kanan dari kiri. Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata:
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «يُعْجِبُهُ التَّيَمُّنُ، فِي تَنَعُّلِهِ، وَتَرَجُّلِهِ، وَطُهُورِهِ، وَفِي شَأْنِهِ كُلِّهِ
“Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam amat menyukai memulai dengan kanan dalam mengenakan sandal, menyisir rambut, bersuci dan dalam urusannya yang penting semuanya.” (Muttafaqun ‘alaih).
8. Melebihkan bilasan anggota wudhu ketika membasuh kedua tangan dan kaki melebihi batasan seharusnya.
Saat Anda membasuh kedua tangan dan kaki disunahkan untuk melebihkan jumlah basuhan dari yang dianjurkan.
9. Menyela-nyela jari-jemari tangan dan kaki
Mencuci kedua tangan sebanyak tiga kali sambil menyela-nyela jari-jemari tangan dan begitu juga di bagian kaki merupakan sunah dalam berwudhu.