Sadar tak bisa jalan sendiri karena banyak kendala, Ustadz Ahmad Shonhaji menyatakan pihaknya berkolaborasi dengan berbagai lembaga.
“Kami berkolaborasi dengan masjid, instansi, mitra-mitra kita, dan menggandengnya menjadi mitra Barzah. Upaya tersebut untuk memudahkan akses layanan Barzah kepada masyarakat berdasarkan wilayahnya,” terangnya.
Dengan hadirnya aplikasi Barzah maka kehadiran 41 mitra barzah dan optimalisasi armada jenazah tersebut bisa mempercepat, serta mempermudah masyarakat mendapatkan manfaatnya. Layanan jenazah sejak Juni 2012 hingga Desember 2019, telah melayani pemulasaran jenazah sebanyak 4.039 Jenazah.
Semua orang, kata Ustadz Ahmad Shonhaji, berhak mendapatkan pelayanan Barzah dengan mudah, bahkan melalui aplikasi. Aplikasi tersebut di awal kehadirannya ini, tak berbayar alias gratis. Namun, developer aplikasi menyiapkan kolom infak bagi masyarakat yang ingin berinfak atas layanan tersebut.
(Muhammad Saifullah )