Musim haji masih berbulan-bulan lagi, tapi Farid Feyadi, seorang Muslim asal Inggris, sudah memulai perjalanannya ke tanah suci. Dia memilih haji backpacker dengan cara berjalan kaki dari Paris menuju Makkah.
Farid Feyadi memilih haji backpacker dengan berjalan kaki ribuan kilometer sebagai sebuah perjalanan yang tak terlupakan untuk menginspirasi generasi muda dan membuktikan kepada dunia bahwa Islam adalah agama yang damai.
"Sebagai seorang Muslim, saya percaya kita masing-masing merupakan duta besar agama ini, kita memiliki tanggung jawab besar di pundak untuk mewakili Islam dan Muslim dengan cara terbaik bagi dunia. Saya mencoba melakukan sesuatu dalam damai dan memperlihatkan Islam merupakan gelombang perdamaian dan datang dari Salaam," kata Farid Feyadi, sebagaimana dilansir dari About Islam, Selasa (25/02/2020).
Pada 03 November 2019 dia memulai perjalanannya yang diberi nama "Walk for Peace" dan awalnya dia sempat berpikir untuk melakukan perjalanan dengan sepeda. Kemudian, dia berubah pikiran dan memutuskan untuk berjalan kaki. Dia juga sangat bersemangat karena sebelumnya tidak pernah melakukan perjalanan seperti ini.
Farid Feyadi berencana untuk tiba di kota suci Makkah, tempat jutaan umat Muslim melakukan perjalanan setiap tahun, pada bulan Juli 2020, yaitu saat musim panas yang menyengat menguasai wilayah tersebut.
"Saya sudah berjalan sejauh 4.000 kilometer ke Istanbul. Saya berusaha keras untuk tiba di Istanbul, " katanya, seraya menambahkan bahwa dia harus menempuh jarak sekira 2.700 kilometer lagi.
Bertahan dari semua ini, Feyadi yang memilih haji backpacker berharap dapat menginspirasi pasien kanker di seluruh dunia.“Saya seorang yang selamat dari kanker ginjal, saya hidup dengan satu ginjal. Saya melakukan proyek ini dan saya berjalan antara 60 km setiap hari. Semua berkah ini berasal dari Allah. Jika dia tidak membantu, saya tidak akan sampai di sini. Saya pernah berada di hujan lebat, salju, dan air dingin," katanya.