Korban Virus Corona Insya Allah Mati Syahid, Warga Diminta Tak Tolak Pemakaman

, Jurnalis
Senin 13 April 2020 01:48 WIB
Wabah corona (Popular Mechanics)
Share :

Rupanya masih saja ada penolakan terhadap pemakaman jenazah korban virus corona. Sebab masyarakat yang tak paham, takut tertular.

Menanggapi hal itu, Majelis Ulama (MUI) Lampung pun angkat bicara. “Sebagai muslim harus memahami, korban virus corona ini Insya Allah tergolong mati syahid. Orang mati syahid akhirat, oleh karena itu sebagai umat Islam harus menghargai dan menghormati bahwa jenazah itu merupakan jenazah muslim dan harus diurus berdasarkan ketentuan Islam,” kata Sekretaris MUI Lampung, Kiai Basyarudin Maisir, Minggu (12/4/2020).

Kiai Basyarudin mengatakan, jika selama ini masyarakat takut dan khawatir pada penyebaran virus corona maka itu menjadi tugas pemerintah, dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk memberikan penjelasan secara detil kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir dengan pemakaman jenazah korban virus corona tersebut.

“Penanganan jenazah yang sesuai standar WHO harus dijelaskan sehingga masyarakat tidak perlu ketakutan yang berlebihan atas pemakaman ini,” katanya.

Seperti dilansir dari website NU Lampung, Kiai Basyarudin meminta masyarakat untuk tidak lagi melakukan penolakan pada jenazah korban virus corona.

“Hendaknya masyarakat memahami bahwasannya itu sama-sama muslim, dan harus kita doakan agar kematian korban virus corona husnul khotimah, bukan malah menolaknya,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Keluarga Masjid (DKM), Masjid El Syifa Ciganjur, Ustadz Hadi Saifullah mengatakan, menolak jenazah akibat virus corona dilarang alias haram. Terlebih jika yang meninggal dunia itu adalah sesama muslim.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya