Seperti dilansir dari Malay Mail, bulan lalu, Sultan sudah memutuskan bahwa Selangor akan menangguhkan semua kegiatan masjid sampai 17 April. Namun kini penangguhan terus diperpanjang.
Keputusan itu dibuat selama pertemuan khusus untuk melihat wabah corona di negara bagian atas perintah Sultan Selangor. Acara tersebut waktu itu dihadiri oleh perwakilan dari Mufti Selangor, Dewan Agama Islam Selangor, Departemen Agama Islam Selangor dan Komite Khusus Selangor soal COVID-19. Selangor merupakan negara bagian yang terkena kasus corona paling parah.
(Dyah Ratna Meta Novia)