SEBANYAK 87.142 kasus corona virus disease (covid-19) tercatat terjadi di Arab Saudi. Dalam 24 jam terakhir dilaporkan ada penambahan 1.881 kasus baru. Demikian dilaporkan Kementerian Arab Saudi pada Senin 1 Juni 2020.
Sementara sebanyak 1.864 orang sembuh dari virus corona dalam periode yang sama. Ini membuat jumlah angka pulih menjadi 64.306 orang.
Mengutip dari Saudigazette, Rabu (3/6/2020), namun di tengah masih merebaknya virus corona, Kementerian Agama Arab Saudi memutuskan membuka kembali lebih dari 90 ribu masjid mulai Minggu 31 Mei 2020, kecuali masjid-masjid di Kota Makkah, termasuk Masjidil Haram.
Lalu, kapan Masjdil Haram dan masjid-masjid lain di Kota Makkah dibuka? Berdasarkan gambar yang beredar, Masjidil Haram masih sepi dari jamaah umum.
Beberapa laporan menyatakan sholat berjamaah yang dilakukan di sana hanya diikuti imam tetap beserta pihak-pihak internal serta pekerja di sana.
Sementara pembukaan masjid-masjid di Arab Saudi yang disebut mencapai 90 ribu, dilakukan usai pemberlakuan lockdown terkait pencegahan persebaran virus corona.
Pembukaan kembali masjid dilakukan sesuai instruksi Menteri Agama Dr Abdullatif al Asheikh. Ini juga sejalan dengan penasihat yang dikeluarkan oleh Dewan Senior Ulama Arab Saudi.
Kemudian jamaah yang akan kembali menunaikan sholat di masjid diinstruksinya berwudu dari rumah, mencuci tangan dengan benar, dan menggunakan pembersih sebelum pergi ke masjid serta setelah kembali ke rumah.
Jamaah yang menderita penyakit kronis diminta sholat di rumah. Kemudian jika membaca kitab suci Alquran diharapkan milik pribadi.
Selanjutnya membawa sajadah sendiri ketika sholat di masjid, dan menjaga jarak 2 meter antara sesama jamaah.
Lalu dilarang membawa anak-anak di bawah 15 tahun ke masjid. Memakai masker wajah dan menghindari berjabat tangan serta berebut di gerbang masjid.