Gajah Satwa yang Diabadikan dalam Alquran, Sering Jadi Korban Manusia

Novie Fauziah, Jurnalis
Selasa 09 Juni 2020 14:50 WIB
Gajah (Istimewa)
Share :

BEBERAPA waktu lalu dunia dihebohkan dengan kasus kematian gajah di Kerala, India. Gajah betina yang tengah hamil diberi makan nanas berisi petasan oleh petani setempat, kemudian meledak dalam mulut. Gajah malang itu mati berdiri di tengah sungai.

Gajah memang satwa yang tenaganya sering dimanfaatkan manusia, tapi juga kerap mendapat perlakuan keji dari manusia.

Pada zaman dulu, gajah sering digunakan sebagai alat perang layaknya tank atau panser sekarang. Pada 570 Masehi, berbarengan dengan tahun lahirnya Nabi Muhammad SAW lahir, Makkah pernah diserang pasukan gajah dipimpin oleh Abraham, raja Arab Selatan. Abraham dengan pasukannya ingin menghancurkan Kakbah.

 

Jamaah bertawaf mengelilingi Kakbah di Masjidil Haram, Makkah (Okezone.com/Salman Mardira)

Tapi, Allah menggagalkan misi Abraham. Bersama pasukan gajah, tentara Abraham tak bisa masuk ke Wilayah Haram. Allah mengirimkan burung Ababil lalu menghujani batu-batu panas ke pasukan Abraham hingga tak berkutik.

Peristiwa itu diabadikan dalam Aquran pada Surah Al Fiil yang artinya Gajah terdiri dari 5 ayat, dan termasuk ke dalam surah Makkiyah atau diturunkan di Makkah.

Nama gajah sendiri disebutkan dalam ayat pertama dalam Surah Al Fill, yaitu: "Tidakkah engkau (Muhammad) perhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap pasukan bergajah?".

Dalam Majmu’atul Fatawa karya Ibnu Taimiyah, ayat tersebut menjelaskan, bahwa tentang ashabul fiil atau pasukan gajah yang akan menghancurkan rumah Ka'bah yang dipimpin oleh Raja Abrahah dari Negeri Habasyah.

Kala itu penduduk Makkah tidak memiliki persiapan apapun untuk melawan pasukan gajah tersebut. Kemudian atas izin Allah akhirnya diturunkanlah burung Ababil, mereka membawa bebatuan panas untuk menghadang serangan dari Raja Abrahah.

Akhirnya pasukan gajah itu tumbang karena sekelompok burung ababil menyerang mereka. Ka'bah pun tetap terlindungi, serta masyarakat Makkah tidak perlu ada yang ditakutkam lagi dengan kearoganan Raja Abrahah dan pasukamnya.

Berikut ini adalah lafadz Surah Al Fill beserta latin dan artinya:

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَٰبِ ٱلْفِيلِ

a lam tara kaifa fa'ala rabbuka bi`aṣ-ḥābil-fīl 1. Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah?

 

أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِى تَضْلِيلٍ

a lam yaj'al kaidahum fī taḍlīl

2. Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka'bah) itu sia-sia?

وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ

wa arsala 'alaihim ṭairan abābīl

3. dan Dia mengirimkan kapada mereka burung yang berbondong-bondong,

تَرْمِيهِم بِحِجَارَةٍ مِّن سِجِّيلٍ

tarmīhim biḥijāratim min sijjīl

4. yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar,

فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُولٍۭ

fa ja'alahum ka'aṣfim ma`kụl

5. lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).

(Salman Mardira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya