MERAIH kebahagiaan merupakan impian setiap Muslimin. Hal tersebut akan memberikan ketenangan dalam menjalani kehidupan, terutama beribadah kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.
Lalu bagaimana sebenarnya cara mendapatkan kebahagiaan yang sesuai ajaran Islam?
Ustadz Marzuki Al Jawiy, dai Muda Muhammadiyah, mengatakan ada dua jalan menjemput kebahagiaan yang hakiki dan tidak dimiliki oleh semua orang.
Pertama, bersyukur atas nikmat Allah Subhanahu wa ta'ala. Ustadz Marzuki menerangkan, orang yang hatinya, jiwanya, lisannya mampu bersyukur, akan dilapangkan dan ditambah nikmat oleh Allah Subhanahu wa ta'ala, kemudian bakal diberi ketenangan di dalam hatinya.
"Orang yang mmapu bersyukur terhadap nikmat yang dianugerahkan kepadanya, maka dia akan mendapatkan kebahagiaan hakiki, maka jangan harap engkau akan menemukan kebahagiaan jika hatimu belum tertanam sikap syukur di dalamnya," papar Ustadz Marzuki, Minggu (13/6/2020).
Cara yang kedua, qanaah atau menerima apa adanya, ridho atas pemberian Allah Subhanahu wa ta'ala.
Ia menjelaskan, jikalau hasil ikhtiar seorang Muslim pada hari ini belum maksimal, maka dituntut untuk bisa melakukan lebih keesokannya, dan dituntut kembali dekat kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.
"Dua jalan, bersyukur dan qanaah, adalah jalan untuk menjemput kebahagiaan. Semoga Allah Subhanahu wa ta'ala selalu ridho terhadap kita di mana pun kita berada, dan jaga keimanan dan keislaman kita," pungkas dosen ITB Ahmad Dahlan Jakarta ini.
(Hantoro)